Breaking News:

Bocah di Agam Korban Penganiayaan

3 Orang Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan, Hasil Autopsi Korban Bocah Agam di RS Bhayangkara

Polisi menetapkan status tersangka terhadap tiga orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak perempuan usia tiga tahun lima bula

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
(Kompas.com/ERICSSEN)
Ilustrasi penganiayaan anak-anak. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polisi menetapkan status tersangka terhadap tiga orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak perempuan usia tiga tahun lima bulan atau bocah belum lama ini.

Penetapan status tersangka ketiganya menyusul  hasil autopsi dari rumah sakit (RS) Bhayangkara di Padang terhadap korban sudah keluar, baru-baru ini.

Sebelumnya, diduga korban dianiaya oleh beberapa anggota keluarga sendiri, antara lain, ayah kandung, bibi dan ibu tirinya, yang sejatinya merupakan bagian dari orangtua korban sendiri.

Hingga kini kasusnya ditangani oleh Polres Bukittingi yang terjadi di Jorong Guguak Tinggi, Nagari Guguak Tabek Sarojo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumbar.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution saat dihubungi oleh TribunPadang.com, Selasa (24/3/2020) mengatakan bahwa ada tiga pelaku.

AKP Chairul Amri Nasution mengatakan untuk pelaku yaitu, ayah kandung, ibu sambung atau ibu tiri, dan adik ayah kandungnya (bibi).

"Saat ini ketiganya sudah ditetapkan statusnya menjadi tersangka, yaitu berinisial H (27) RR (26), dan RY (17)," ujar AKP Chairul Amri Nasution.

AKP Chairul Amri Nasution menyebutkan hasil autopsi dari rumah sakit (RS) Bhayangkara di Padang terhadap korban sudah keluar.

"Hasil dari autopsi tersebut memang ada kekerasan yang dialami oleh korban. Perkembangan perkara masih dalam tahap pemberkasan untuk dikirim ke kejaksaan," tutup AKP Chairul Amri Nasution.

Sebelum Meninggal Dirawat di RS

Sebelumnya, pihak kepolisian mengatakan kalau bocah tersebut diduga dianiaya Bapak Kandungnya sendiri, serta Ibu sambungnya dan tantenya.

Bocah di Agam Korban Penganiayaan Meninggal Dunia, Berikut Kronologi Peristiwa

Ayah Kandung, Bibi dan Ibu Tiri Diduga Aniaya Bocah Perempuan di Agam Sumatera Barat

Kejadian ini terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan ketiga pelaku sudah diamankan di Polres Bukittingi.

Korban sempat masuk ke rumah sakit (RS), namun pihak kepolisian mendapatkan kabar bahwa korban meninggal dunia.

Bocah SD di Kudus Mengalami Penganiayaan oleh Ayah Tiri, Punggung Digigit Hingga Kuku Dicabut

Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Nikita Mirzani : Bebas, Lepas, Kalian Pikir Gue Bakal Dipenjara?

"Sekitar pukul 16.00 WIB pada Kamis (19/3/2020) kita mendapat laporan kalau korban meninggal dunia, dan kita melakukan pengecekan ke rumah sakit, ternyata menang benar meninggal dunia," kata Kasat Reskrim AKP Chairul Amri Nasution, Minggu (21/3/2020).

Dijelaskannya pada Jumat (20/3/2020) jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan.

Nikita Mirzani Diamankan Polres Metro Jakarta Selatan Terkait Dugaan Penganiayaan Dipo Latief

Dianiaya Orangtua Kandung,Rizki Pendarahan Di Otak,Mata Tidak Bisa Melihat dan Mulutnya Menganga

"Agar diketahui penyebab kematian korban. Karena akan kita dalami lebih lenjut," ujarnya.

Disebutkannya ketiga pelaku sudah diamankan di Polres Bukittinggi yang berinisial H (27) RR (26), dan RY.

3 Pemuda Tega Aniaya Sales Ponsel Pakai Badik hingga Sekujur Tubuh Korban Terluka

Tewas Dianiaya 6 Oknum Polisi, Kapolda Sumbar Serahkan Ganti Rugi ke Keluarga Korban

"Terhadap pelaku kita jerat dengan UU KDRT Pasal 44 ayat (3) dengan ancaman maksimal 15 tahun. Kemudian UU perlindungan anak Pasal 80 ayat (3) dan ke (4). Diancam maksinal 15 tahun jika dilakukan oleh ayah kandung atau orang tua kandung ditambah sepertiga dari hukuman," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved