Wali Kota Padang Mahyeldi Instruksikan Penutupan Klub Malam hingga Warnet Selama 14 Hari

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah instruksi penutupan sementara usaha hiburan dan rekreasi di Kota Padang.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
Tribunpadang.com/Rezi Azwar
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat ditemui di Masjid Al Hijrah di Wisma Bumi Lestari Indah, Tampat Durian, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah instruksi penutupan sementara usaha hiburan dan rekreasi di Kota Padang.

Dalam intruksinya terdapat 12 jenis tempat usaha dan rekreasi untuk ditutup sementara selama 14 hari, dari 22 Maret 2020 hingga 4 April 2020.

Rumah Sakit di Padang Kekurangan APD, Walikota Mahyeldi: Baru Ada 50 di RSUD Rasidin

Walikota Bogor Bima Arya Positif Corona Setelah Pulang Kunjungan Kerja dari Turki dan Azerbaijan

Di antaranya, klub malam, diskotek, pub/live music, karaoke, bar/rumah minum, griya pijat, bioskop, arena permainan anak, billiard, kolam renang/water boom, spa/sante par aqua dan game online/warnet.

Mahyeldi Ansharullah mengatakan penutupan usaha hiburan dan wisata di Kota Padang dalam rangka memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kota Padang.

Instruksi Walikota Padang Mahyeldi Bagi Para Guru yang Tidak Libur, Mempersiapkan Tugas Pelajaran

Walikota Padang Pindahkan Jam Belajar PAUD Hingga Tingkat SMP, untuk SMA Itu Wewenang Gubernur

Lanjutnya, selama penutupan berlangsung pelaku usaha/pengelola tempat hiburan dan rekreasi tidak boleh menerima tamu atau pelanggan.

"Kita berharap pelaku usaha tempat hiburan dan wisata di Kota Padang dapat mematuhi instruksi ini," kata Mahyeldi, Minggu (22/3/2020) melalui keterangan tertulis.

Walikota Padang Mahyeldi Tekankan Penguatan SDM dan Sarana Prasarana Damkar

Walikota Padang Mahyeldi sebut Masjid di Padang Sudah Disemprotin dengan Disinfektan

Mahyeldi juga meminta jajaran aparat keamanan untuk memantau guna memastikan tidak ada aktifitas di usaha hiburan dan rekreasi tersebut.

"Dan kita meminta jajaran aparat keamanan untuk memantau dan memastikan tidak ada aktifitas di tempat hiburan dan wisata tersebut," kata Mahyeldi.

Walikota Padang Mahyeldi Hadiri Harla ke-47 PPP, Membangun Komunikasi Politik

Tinggal Berdampingan dengan Walikota Padang Mahyeldi, Audy Joinaldy: Tiap Saat Bisa Bertemu

Mahyeldi menegaskan, wabah virus corona sangat berbahaya dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan jiwa agar terhindari dari virus ini. (*)

Sebelumnya, Walikota Padang Mahyeldi menyarankan untuk melakukan penutupan semua penerbangan ke daerah Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona dari beberapa provinsi -- berdekatan Sumbar telah dilaporkan positif (terjangkit) Virus Corona.

"Kami menyarankan kepada pak gubernur mungkin perlunya, penerbangan ke Padang Sumbar supaya disetop semua dulu. Dan, mungkin ini bisa juga disampaikan pada rapat berikut," kata Mahyeldi.

Mahyeldi berpendapat apabila dilakukan penutupan semua penerbangan, maka bisa membatasi orang yang masuk dan keluar dari Padang dan Sumatera Barat.

 Wali Kota Padang Bakal Instruksikan Tutup Sementara Tempat Hiburan, Karaoke dan Kafe

 Direktur dan Perawat Semen Padang Hospital Gaungkan Social Distancing

"Sehingga betul-betul orang yang masuk ke Padang kita batasi, orang yang ke luar juga dapat di kurangi," ungkap Mahyeldi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved