Masker Langka di Kota Padang

Kepala Dinkes Padang Feri Mulyani : Orang Sehat Tidak Perlu Pakai Masker

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengungkapan bahwa imbauan pakai masker bukan untuk orang yang sehat.

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Warga Padang Membeli Masker di Apotek Kawasan Tarandam, Kota Padang 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengungkapan bahwa imbauan pakai masker bukan untuk orang yang sehat.

Melainkan untuk orang yang memiliki ciri-ciri  idap virus corona, seperti batuk-batuk dan lainnya.

"Imbaun pakai masker bagi orang yang batuk, jadi orang sehat tidak harus pakai masker," kata Feri Mulyani, Selasa (3/3/2020) di Padang.

Ketua Komisi IV DPRD Padang Tekankan Dinas Kesehatan Lakukan Percerdasan Antisipasi Virus Corona

VIDEO-Dampak Merebaknya Virus Corona, Masker di Kota Padang Langka, Satu Kotak Dijual Rp 200 Ribu

Feri Mulyani mengungkapkan perlu diluruskan kepada masyarakat anjuran pakai masker untuk orang yang batuk-batuk.

"Jadi yang harus diluruskan kepada masyarakat bahwa orang indikasi virus corona yang bisa menularkan itu yang harus pakai masker, orang sehat tidak perlu pakai masker," ungkapnya.

Pasca Diumumkan Dua Warga Indonesia Positif Terkena Virus Corona, Masker Langka di Kota Padang

Presiden Jokowi Umumkan 2 WNI Positif Corona, Apa Dampaknya Terhadap Harga Barang?

Menurutnya, kesalahpahaman tersebut membuat masyarakat berburu membeli masker.

Sehingga sesuai dengan mekanisme pasar, harga masker menjadi mahal dan langka.

"Dikarenakan semua orang dalam kondisi ketakutan semua orang mencari masker, tentu harga masker menjadi naik dan langka, berlaku mekanisme pasar," ungkapnya. (*)

Ketua Komisi I DPRD Kota Padang: Dinkes Harus Turun untuk Cek Persedian Masker di Lapangan

Masker di sejumlah apotek di Kota Padang mengalami kelangkaan sejak merebaknya virus corona.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Elly Trisyanti, menilai wajar saja masyarakat banyak mencari masker untuk antisipasi.

 VIDEO-Dampak Merebaknya Virus Corona, Masker di Kota Padang Langka, Satu Kotak Dijual Rp 200 Ribu

 Antisipasi Virus Corona, Warga Kota Padang Berharap Pemerintah Menyediakan Masker

"Bahwa saat ini gencar-gencarnya ada virus corona, tentunya masyarakat harus waspada serta ada himbau untuk menggunakan masker," kata Elly Thrisyanti, Selasa (3/3/2020) di Padang.

Lanjutnya dengan jumlah penduduk yang banyak akan berakibat pada persedian masker yang tidak memadai.

Menurutnya pemerintah perlu menyediakan masker yang memadai untuk masyarakat sebagai antisipasi virus corona.

 Pasca Diumumkan Dua Warga Indonesia Positif Terkena Virus Corona, Masker Langka di Kota Padang

 POPULER PADANG - Dampak Virus Corona, Masker Jadi Langka| Pohon Tumbang Timpa Dua Warung

"Dengan jumlah penduduk yang sekian tentu bagaimanapun perlu penyediaan stok masker," tambahnya.

Lanjutnya Dinas Kesehatan Kota Padang diharapakan juga turun mencek persediaan masker di lapangan.

"Pihak terkait dari Dinkes Padang harus turun ke lapangan untuk mencek kondisinya, karena kita tidak tahu kondisinya," tambahnya. (*)

Antisipasi Virus Corona, Warga Kota Padang Berharap Pemerintah Menyediakan Masker

Sejumlah warga tampak mendatangi apotek di Kawasan Tarandam Kota Padang untuk membeli masker, Selasa (3/3/2020).

Namun masker di beberapa apotek di Kawasan Tarandam tersebut habis dan persedian kosong.

 Pasca Diumumkan Dua Warga Indonesia Positif Terkena Virus Corona, Masker Langka di Kota Padang

 BREAKING NEWS: Masker Langka di Sejumlah Apotek di Kota Padang, Harga Per Kotak Rp 200 Ribu

"Lalu saya ke Pasar Raya disana juga sudah habis, makanya saya cari kesini juga, nyatanya kosong juga," kata Surya Hartati, Selasa (3/3/2020).

Dirinya membeli masker untuk dua orang anaknya yang masih sekolah.

"Karena sejak ada virus corona, jadi antisipasi juga, selain itu untuk ansipasi polusi juga," tambahnya.

 POPULER PADANG - Dampak Virus Corona, Masker Jadi Langka| Pohon Tumbang Timpa Dua Warung

 Dampak Merebaknya Virus Corona, Masker di Kota Padang Langka, Satu Kotak Dijual Rp 200 Ribu

Surya Hartati mengungkapkan masker yang dicarinya masker berwarna hijau yang direkomendasikan oleh pemerintah.

"Kalau masker kain itu tidak sesuai, karena tidak bisa mengantisipasi virus," ungkapnya.

Surya Hartati berharap pemerintah segera menyediakan masker untuk warga Indonesia.

 GARA-GARA Merebaknya Wabah Virus Corona, MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan

 9 Warga Indonesia Terinfeksi Virus Corona di Atas Kapal Diamond Princess, Akan Dikarantina 14 Hari

"Jangan dieskpor terus sementara warganya susah begini cari masker, apa lagi kemarin di Depok ada positif corona, itu baru yang diketahuikan, belum lagi perawat dan lainnya," tambahnya. (*)

Pasca Diumumkan Dua Warga Indonesia Positif Terkena Virus Corona, Masker Langka di Kota Padang

Masker di sejumlah apotek di Kawasan Tarandam, Kota Padang kosong.

Pantauan TribunPadang.com beberapa apotek di Kawasan Tarandam ini tertulis "Masker kosong".

 BREAKING NEWS: Masker Langka di Sejumlah Apotek di Kota Padang, Harga Per Kotak Rp 200 Ribu

 POPULER PADANG - Dampak Virus Corona, Masker Jadi Langka| Pohon Tumbang Timpa Dua Warung

Ketiga kotak tersebut dijual eceran dengan harga Rp 4.000 perhelainya.

"Kemarin ada tiga kotak, kita jual eceran, satunya Rp 4.000," kata Oktaviani.

Adapun harga per kotaknya Rp 200 Ribu, padahal sebelumnya hanya Rp 25.000 satu kotak.

 Dampak Merebaknya Virus Corona, Masker di Kota Padang Langka, Satu Kotak Dijual Rp 200 Ribu

 4 Wanita Jadi Korban Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Badan, Punya Ciri Khas Saat Awali Ngobrol

Ia melanjutnya, sejak Presiden Jokowi mengumumkan ada dua warga Indonesia positif terkena virus corona, banyak masyarakat mendatangi apotek untuk membeli masker.

"Dari pagi hingga malam, sekitar ratusan orang menanyakan masker itu," ungkapnya.

Hal tersebut membuat, tiga kotak masker di apoteknya tersebut langsung habis.

 12 Hari Siswi SMP Makassar Diculik 2 Wanita Bermasker: Disiksa, Ancam Kirim ke Papua, lalu Dilepas

 Aksi Dukung Muslim Uighur di Kantor Gubernur Sumbar, Sindir Pemerintah dengan Pakai Masker

"Sejak pagi kemarin, sejak Jokowi mengumumkan dua orang positif corona, orang ramai kesini, sampai malam dan pagi ini," ungkapnya.

Oktaviani mengungkapkan masker untuk dirinya pribadi dan keluarga tidak ada karena stok masker habis.

"Ada sanak saudara di kampung nanyain masker, saya bilang habis, saya ini saja tidak punya stok," ungkap. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved