4 Wanita Jadi Korban Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Badan, Punya Ciri Khas Saat Awali Ngobrol

Bila sebelumnya heboh dengan teror sperma, kini kembali terjadi teror perbuatan aneh pelecehan seksual yang mengajak korban berhubungan badan.

4 Wanita Jadi Korban Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Badan, Punya Ciri Khas Saat Awali Ngobrol
Pexels
ilustrasi. 4 Wanita Jadi Korban Teror Pria Bermasker Ajak Berhubungan Badan, Punya Ciri Khas Saat Awal Ngomong 

TRIBUNPADANG.COM - Teror aneh terhadap wanita kembali dilaporkan terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Bila sebelumnya heboh dengan teror sperma, kini kembali terjadi teror perbuatan aneh pelecehan seksual yang mengajak korban berhubungan badan. 

Bedanya, teror pria bermasker yang mengajak berhubungan badan ini tanpa terjadi kontak fisik antara pelaku dan calon korbannya. 

Setelah Teror Sperma, Teror Kotoran Manusia di Kediri, Dibungkus Plastik Hitam, Pelakunya Wanita

Begal Payudara hingga Pegang Kemaluan Cewek, Pria di Pasaman Barat Takuti Korban Pakai Kapak

Pelaku Teror Sperma dan Begal Payudara di Tasikmalaya Punya Rekam Jejak yang tidak Terpuji

Pria bermasker pakai motor sendirian yang meneror pengguna jalan dengan mengajak berhubungan badan tapi tanpa ada aksi fisik seperti pelempar sperma.

Korbannya pun tidak pilih-pilih, mulai dari anak-anak hingga wanita dewasa. 

Salah satu korbannya adalah seorang siswi sekolah dasar (SD) yang sedang sendirian di pinggir jalan Nasional sekitar Rajapolah-Ciawi Tasikmalaya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mencatat 4 orang telah menjadi korban pelaku dengan ciri-ciri sama meski diantaranya merupakan perempuan dewasa.

Viral Korban Begal Tewas Tergeletak Depan Kampus UPI Padang, Kapolresta Ungkap Kejadian Sebenarnya

Dugaan Pelecehan terhadap Mahasiswi Diproses, Giliran Oknum Dosen Keberatan Diberhentikan

Begal Payudara hingga Pegang Kemaluan Cewek, Pria di Pasaman Barat Takuti Korban Pakai Kapak

"Anak saya ketakutan setelah ada pria bermasker pakai motor yang mengajak berhubungan dengan kata-kata jorok berbahasa Sunda. Makanya saya lapor ke polisi," jelas orang tua korban berinisial AN (37), asal Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya seusai melapor di ruang SPK Polres Tasikmalaya Kota, Senin (10/2/2020).

Beraksi di pinggir jalan hampiri korban

Halaman
1234
Editor: afrizal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved