BERITA POPULER SUMBAR
POPULER SUMBAR - Dirut PT Semen Padang: Tol Padang-Pekanbaru Harus Jadi| VIRAL Video Kasat Lantas
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Sumatera Barat portal TribunPadang.com tentang Direktur Utama PT Semen Padang, Yosviandri men
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
Mengenakan kopiah putih di kepalanya, ia terlihat memimpin puluhan tahanan yang berada di balik jeruji besi.
• Jalan Tol Padang-Pekanbaru Sudah Harus Rampung 2024, Pemerintah Pusat Beri Tenggat Waktu
• Tol Padang-Pekanbaru Dinilai Stagnan, Ini Komentar Komisaris PT Hutama Karya
Setelah menunaikan salat, Iptu Indra Kusuma terlihat menyalami jemaah yang berada di belakangnya.
Pada postingan itu, disebutkan bahwa Iptu Indra Kusuma memimpin salat magrib berjemaah di sel tahanan Polres Padang Pariaman pada Minggu (23/2/2020).
"Luar biasa....... KASAT LANTAS POLRES PADANG PARIAMAN IPTU. Indra Kusuma MEMIMPIN SHOLAT MAGRIB BERJAMAAH DI SEL TAHANAN POLRES PADANG PARIAMAN POLDA SUMBAR. MINGGU 23 FEBRUARI 2020."
"Semoga jadi contoh yang baik bagi kita semua. Ternyata adinda indra punya sdm unggul sebagai abdi masyarakat...," tulis Rudy KoTo pada postingannya.
Video yang dibagikannya tersebut mendapat respon positif dari warganet.
Banyak memuji atas apa yang telah dilakukan oleh Iptu Indra Kusuma.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
3. Biji Terbaik Dunia, Kini Saatnya L'ile Chocolate Bawa Cokelat Sumbar ke Kancah Internasional
Sumatera Barat (Sumbar) dikenal sebagai sentra kakao, bahkan diakui punya biji terbaik di dunia.
Namun sayangnya, selama ini di Sumbar tidak ada yang mengolah langsung menjadi cokelat batang.
Biji kakao yang dihasilkan oleh para petani langsung diekpor dan diolah di luar negeri.
Kini sudah tidak lagi. L'ile Chocolate hadir sebagai pengolah biji kakao pertama di Sumbar.
L'ile Chocolate adalah sebuah industri pengolahan cokelat yang berada di Jalan Thamrin Nomor 39, Alang Lawas, Kecamatan Padang Selatan, Padang.
Tak hanya pengolahan, di L'ile Chocolate juga menghadirkan museum hingga kafe cokelat.
Bisnis ini digagas oleh seorang wanita milenial yang bernama Pricilla Raysa Patana.
Berbekal ilmu yang ditimbanya di Inggris dan Prancis, Pricilla kini hadir bak pahlawan kakao di Ranah Minang.
Pricilla bercerita tentang motifasinya untuk mendirikan industri kakao di Sumbar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/win2-fgd.jpg)