Operasi Pasar Bawang Putih di Padang
Operasi Pasar Bawang Putih Menuai Berbagai Respon Pembeli di Pasar Raya Padang
Operasi pasar bawang putih yang digelar di Pasar Raya Padang, pada Senin (17/2/2010) di Padang, menuai berbagai tanggapan dari pembeli.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Operasi pasar bawang putih yang digelar di Pasar Raya Padang, pada Senin (17/2/2010) di Padang, menuai berbagai tanggapan dari pembeli.
Sebagaimana diketahui, harga bawang putih dalam operasi pasar kali ini dijual Rp 32.000 per kilogram (per Kg) atau lebih murah daripada harga di pasar, yang sempat dua kali lipat harga tersebut.
Namun, seorang pembeli Magareta Jeanny (48) mengatakan bawang putih yang dijual pada operasi pasar tersebut kualitas kurang bagus.
"Harganya Rp32.000 biasanya sekitar Rp30.000 namun sejak adanya wabah Virus Corona itu bawang putih, impor berhenti, naik dua kali lipat Rp 60.000," ungkap Margereta.
Margareta mengatakan bawang putih yang dibelinya tampak bewarna kuning, agak kering dan sebagian tampak ada yang bewarna hitam.
"Kualitasnya kalau saya lihat agak kuning dan agak hitam dikit dan memang agak kering," ungkap Margareta.
Margareta mengatakan dirinya membeli 2 Kg bawang putih saat pasar operasi pasar bawang putih di Pasar Raya yang digelar sehari.
"Tapi tidak apa-apa, orang aja beli bawang dijemur biar awet, kalau ada besok saya beli lagi besok, mereka tidak bisa lama, cuma hari ini," tambahnya.
• Pembeli sebut Kualitas Bawang Putih yang Dijual di Operasi Pasar Kurang Bagus
• BREAKING NEWS - Mobil Toko Tani Indonesia Center Muatan Bawang Putih Diserbu Pembeli
Margereta mengatakan dirinya membeli dua kilogram bawang putih untuk pengobatan tekanan darah tinggi.
"Kalau kebutuhan saya seminggu 7 bongkol bawang putih, untuk obat tekanan darah tinggi. Sejak naik, mahal, tetap dibeli, karena butuh daripada (berobat) ke rumah sakit," tambah Margareta.
Sementara itu, pembeli Eti (49) mengatakan dirinya membeli hanya satu kilogram bawang putih.
"Saya hanya beli 1 Kg, itu pun sudah dibungkus per kg serta tidak ditimbang lagi," kata Eti.
Eti menyarankan agar disediakan juga timbangan untuk meyakinkan pembeli bahwa memang 1 Kg berat bawang putih tersebut.
"Saya sempat pinjam timbangan pedagang lain, kalau kualitas saya lihat kayak biasalah," tambah Eti. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pembeli-bn1.jpg)