Berita Padang Hari Ini

Tangkal Radikalisme, Pengurus Masjid Darul Falah Pauh Padang Gelar Pengajian

Pengurus Masjid Darul Falah, Koto Lua, Pauh, Padang, menggelar pengajian dan wirid dalam rangka menangkal paham radikalisme.

Tangkal Radikalisme, Pengurus Masjid Darul Falah Pauh Padang Gelar Pengajian
Istimewa
Pengurus Masjid Darul Falah, Koto Lua, Pauh, Padang, menggelar pengajian dan wirid dalam rangka menangkal paham radikalisme, Sabtu (7/2) malam. 

TRIBUNPADANG.COM - Pengurus Masjid Darul Falah, Koto Lua, Pauh, Padang, menggelar pengajian dan wirid dalam rangka menangkal paham radikalisme.

Kegiatan keagamaan itu mengusung tema Islam yang Rahmatan Lil Alamin, Sabtu (7/2) malam.

Para jamaah masjid antusias mendegarkan pengajian yang disampaikan Ustaz Thaheransyah, dosen Universitas Muhamadiyah Sumatera Barat.

Pengajian itu dihadiri Kapolsek Pauh Kompol Hamidi, Kanit Bimas, Iptu Masrul, Kanit Intelkam Iptu Mawardi, Bhabinkamtibmas Koto Lua Bripka Riki serta warga Komplek Cimpago Permai.

PADANG - Kebakaran Ludeskan 2 Bus di Lubuk Begalung| Ada Pemeriksaan Mata Gratis

Ketua DKM Masjid Darul Falah, Wardas Tanjung menuturkan, dengan adanya pengajian dan wirid dapat memberikan pemahaman dan mengubah pemikiran para jemaah serta warga sekitar Masjid Darul Falah terhadap bahaya radikalisme serta bagaimana menjalankan ajaran agama Islam yang rahmatan lil alamin.

Sementara Thaheransyah, dalam tausiahnya menyampaikan Islam rahmatan lil alamin, ajaran kasih sayang, penyebar keselamatan.

Asal kata Islam yaitu Aslam-Yuslimu-islamun yang berarti mematuhi, tunduk dan berserah diri ini adalah kunci dari agama Islam.

Semenjak tahun 2002 sejak WTC dibom terjadi goncangan dunia sejak itu terminologi bahwa Islam adalah agama yang menjadi terorisme yang sekarang ini lebih dikenal radikalisme.

Tiga Remaja di Padang Terjaring Patroli saat Balapan Liar dan Tawuran, Polisi Amankan BB

"Jangan lihat Islam secara parsial atau separuh-separuh, seperti kendaraan kita harus masuk secara utuh, begitu juga dengan ajaran agama Islam kita juga harus masuk harus secara penuh karena banyak hal yang tersimpul dalam Islam yang Rahmatan Lil Alamin," katanya.

Katanya, Islam itu membawa ketenangan, kenyamanan dan kedamaian bagi semua mahluk di bumi ini.

Begitulah ajaran Al Quran dan Rasullah Nabi Muhammad SAW.

"Jadi kita tidak boleh mengkafir-kafirkan orang karena dalam Al Quran disebutkan ada 525 kali yang menjelaskan tentang kafir/kafar, dan kafir itu maknanya mengingkari," ujarnya.

Soal Penangguhan Penahanan NN yang Digerebek Andre Rosiade di Padang, Polisi: Baru Perencanaan

Makna kafir yaitu orang-orang yang tidak percaya kepada Rasulullah, orang-orang yang menutupi dirinya dari ingkar atau kebenaran.

Namun juga makna lain dari Kafir yaitu seseorang yang beriman kepada Allah tetapi tidak menjalankan Syariat Islam. Makna kafir juga bisa disebut seseorang yang diberi nikmat, namun dia tidak bersyukur disebut khufur nikmat.(*)

Penulis: Saridal Maijar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved