BERITA POPULER SUMBAR
SUMBAR - Reaksi Aldi Taher Ditanya Ini| Pasar Van Der Capellen Hadir Malam Minggu
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Sumatera Barat portal TribunPadang.com, tentang Aldi Taher yang awalnya sempat menyatakan ingin m
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Sumatera Barat portal TribunPadang.com, tentang Aldi Taher yang awalnya sempat menyatakan ingin maju Pilkada Sumbar 2020 lewat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru memakai jalur independen.
Simak berikut rangkumannya.
1. Reaksi Aldi Taher Ditanya Alasan Batal Nyagub Lewat PKS, Pilih Jalur Independen di Pilkada Sumbar
Aldi Taher yang awalnya sempat menyatakan ingin maju Pilkada Sumbar 2020 lewat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru memakai jalur independen.
Beberapa waktu lalu, Senin (2/12/2019) Aldi dan sejumlah timnya bahkan sudah mendatangi kantor DPW PKS Sumbar di Jalan Adinegoro No 21A, Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Dia tiba di kantor DPW PKS Sumbar sekitar pukul 14.00 WIB dari Pariaman dan ditemani sang ibu Rosita Bagindo Oedin.
Namun saat bertemu dengan awak media di Hotel Pangeran City Padang, Aldi Taher mengaku ingin maju melalui jalur independen.
Aldi Taher pun telah mendeklarasikan akan maju bersama Mayjen (Purn) Syamsu Jalal.
Dia merupakan seorang tokoh militer dari TNI-AD dan pengacara Indonesia.
• Maju Melalui Jalur Independen Pilgub Sumbar Harus Kumpulkan 316.051 KTP, Ini Kata Aldi Taher
• SUMBAR - Induk Harimau Sumatera Lahirkan 2 Anak di Bukittinggi| Aldi Taher Lagi
"Saya awalnya ingin maju melalui PKS. Hari ini saya menyatakan maju melalui jalur independen," ujar Aldi Taher.
Aldi Taher enggan menyebut alasan kenapa ia pindah haluan ke jalur independen.
Dia justru meminta untuk mempertanyakan langsung kepada pimpinan PKS di Sumbar.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
2. Pasar Van Der Capellen Kini Hadir Malam Minggu di Batusangkar, Khusus Pekan Pertama Tiap Bulan
Pasar Van Der Capellen yang biasanya diadakan setiap Minggu pagi, kini bisa juga dinikmati malam hari.
Mulai 1 Februari 2020 ini, Pasar Van Der Capellen juga hadir Sabtu malam alias malam minggu.
Launching Pasar Malam Van Der Capellen ini akan dilaksanakan Sabtu (1/2/2020) ini bertepan dengan launching hari pertama.
Bagi yang belum punya rencana akhir pekan ini, bisa saja datang langsung ke Pasar Van Der Capellen yang buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.
Pasar Van Der Capellen ini hadir di komplek Benteng Van Der Capellen Batusangkar.
Kabid Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar, Efrison mengatakan pasar malam ini guna meningkatkan eksistensi Pasar Van Der Cappelen.
• Semarak Gathering Fotografer Ranah Minang di Pasar Van Der Capellen Batusangkar
• Pasar Van Der Capellen Kini Hadir Malam Minggu di Batusangkar, Khusus Pekan Pertama Tiap Bulan
Walaupun hadir saat malam minggu, Pasar Van Der Capellen yang buka Minggu pagi tetap ada.
Saat ini Pasar Malam Van Der Capellen ini baru hadir sebatas pekan pertama awal bulan saja.
Sedangkan untuk pasar Van Der Capellen Minggu pagi tetap seperti biasa.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
3. Ketua KPU Bukittinggi Dicopot DKPP, Ketua KPU Sumbar Amnasmen: Kita Hargai
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi Beni Aziz telah dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.
DKPP menilai Beni Aziz beserta dua anggota KPU Zulwida Rahmayeni dan Donny Syahputra terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.
Begitu juga dengan dua anggota Bawaslu Eri Vatria dan Asneli Warni yang pada akhirnya mendapat peringatan dari DKPP.
Dari lima orang yang dinilai melanggar, Beni Aziz dijatuhi sanksi peringatan keras dan diberhentikan dari jabatan ketua.
Kemudian, Donny Syahputra dan Zulwida Rahmayeni hanya mendapat peringatan keras.
Ketua KPU Sumbar Amnasmen membenarkan hasil keputusan DKPP terhadap pemberhentian Ketua KPU Bukittinggi.
"Ya, benar. Namun tentu saja kita sudah minta KPU Bukittinggi untuk menindaklanjuti," sebut Amnasmen, Jumat (31/1/2020).
Lebih lanjut Amnasmen menyatakan, sebetulnya tidak ada yang salah dengan tugas-tugas yang dilakukan KPU Bukittinggi.
Tetapi, kata dia, ada kelembagaan lain DKPP yang apapun putusannya harus dihormati dan ditindaklanjuti.
"KPU Sumbar tegas, teman-teman KPU dalam proses pelaksanaan Pemilu Legislatif sudah berjalan dengan baik," kata Amnasmen, Jumat (31/1/2020) sore.
• Soal Ketua KPU Bukittinggi Pengganti Beni Aziz, KPU Sumbar Amnasmen: Tunggu Keputusan KPU RI
• Ketua KPU Bukittinggi Dicopot DKPP, Ketua KPU Sumbar Amnasmen: Kita Hargai
• Sosok Amnasmen, Ketua KPU Sumbar Dua Periode: Selalu Tanamkan Kejujuran dalam Bekerja
Amnasmen menerangkan pengaduan yang diputuskan DKPP yakni pengaduan oleh Fauzan Haviz.
Fauzan Haviz merupakan Ketua DPD PAN Bukittinggi yang sah.
Dalam aduannya, Fauzan Haviz menilai KPU Bukitinggi tidak memiliki sifat pelayanan yang adil dan setara.
Karena, KPU Kota Bukittinggi menerima pendaftaran calon anggota DPRD dari pengurus yang sudah dibatalkan SK-nya oleh Mahkmah PAN.
Sementara, pendaftaran dari Fauzan ditolak.
Hal inilah yang membuat Fauzan Hafiz mengadukan permasalahannya hingga ke tingkat DKPP.
Akan tetapi menurut Amnasmen, KPU Bukittinggi sudah bekerja on the track, sudah benar dan tidak ada persoalan.
"Tetapi putusan kelembagaan DKPP kita hargai," ujar Amnasmen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pesinetron-aldi-taher-saat-bersilaturahmi-ke-dpw-pks-baru-baru-ini.jpg)