BERITA POPULER PADANG

POPULER - Oknum Dosen PTN di Padang Diduga Lecehkan Mahasiswi| Hingga Prostitusi Online

Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang berita Seorang o

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
Dok. Tribun Batam
Ilustrasi korban pelecehan. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang berita Seorang oknum dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Padang dilaporkan ke Polda Sumbar.

Simak rangkuman beritanya:

1.  Diduga Lecehkan Mahasiswi di Toilet, Oknum Dosen PTN di Padang Dilaporkan ke Polda Sumbar

Seorang oknum dosen di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Padang dilaporkan ke Polda Sumbar.

Oknum dosen yang berinisial FY (29) dilaporkan karena diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswinya.

Ilustrasi korban pelecehan.
Ilustrasi korban pelecehan. (Dok. Tribun Batam)

Mahasiswi yang menjadi korban tersebut berinisial U (20), melaporkan pelaku ke Polda Sumbar pada Rabu (15/1/2020).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya laporan tersebut.

Dijelaskan Kombes Pol Stefanus, berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 10 Desember 2019.

"Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 10 Desember 2019 di salah satu kampus negeri di Padang," katanya, Kamis (16/1/2020).

Dari laporan tersebut, peristiwa itu berawal dalam sebuah kegiatan di kampus sekitar pukul 21.00 WIB.

Sang oknum dosen mencubit betis korban dan mengatakan ingin yang panas-panas.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban ke dapur yang berdekatan dengan toilet wanita.

Berita selengkapnya klik di sini!

2. Kabur dari Rumah, Siswi di Sumbar Ditemukan Dijual di MiChat, Prostitusi Online Terbongkar

Polresta Padang berhasil mengungkap praktik prostitusi online di Kota Padang.

Dari kasus tersebut, ada tiga pelaku yang diamankan beserta dua orang korban.

Kedua korban ternyata adalah seorang siswi yang masih di bawah umur.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan menyebut, terungkapnya kasus prostitusi online anak di bawah umur berawal dari laporan kakak korban.

Diketahui, korban berinisial AY (15) dan YF (15) yang statusnya sebagai pelajar berasal dari Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

Dua korban prostitusi online diamankan Polresta Padang di sebuah hotel di Padang, Rabu (15/1/2020).
Dua korban prostitusi online diamankan Polresta Padang di sebuah hotel di Padang, Rabu (15/1/2020). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Ia menyebutkan, saat ini korban dalam pendampingan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

“Kita mendapat informasi dari kakak salah satu dari korban yang melaporkan bahwa adiknya pergi meninggalkan rumah," katanya, Kamis (16/1/2020).

Yulmar menjelaskan, korban meninggalkan rumah satu selama sepekan, yaitu sejak 1 Januari 2020.

"Korban melakukan hal tersebut karena bujuk rayu (pelaku)," lanjutnya.

Berita selengkapnya klik di sini!

3. Pemko Padang Launching Kalender Event Pariwisata 2020, Ditargetkan 5 Juta Wisatawan Berkunjung

Pemerintah Kota Padang launcing atau meluncurkan Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020 pada Kamis (16/1/2020).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian mengatakan, Kalender Event Pariwisata 2020 ini disusun setelah dilakukan beberapa kali pertemuan.

Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020 ini terdiri dari 31 event skala daerah, nasional dan Internasional.

"Sebanyak 13 event pendanaanya berasal dari APBD Kota Padang 2020 dan 18 event dari non APBD."

"Tiga event berskala Internasional dan 28 event berskala nasional," kata Arfian.

Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020 disusun guna meningkatan kunjungan, meningkatkan promosi Kota Padang pada skala nasional dan internasional.

Pemko Padang launcing Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020 pada Kamis (16/1/2020) di Padang.
Pemko Padang launcing Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020 pada Kamis (16/1/2020) di Padang. (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

Serta menjadi acuan dan pedoman terkait motivasi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Padang.

Dikatakannya, dengan meningkatkan promosi, kunjungan wisatawan bisa meningkatkan pula.

Begitu juga dengan sektor ekonomi, serta menjalin kerja sama masyarakat dan komunitas.

"Kalender Event Pariwisata ini pertama kali dilakukan, tahun sebelumnya belum pernah dilakukan," ungkapnya.

Dikatakannya, selain event pada Kalender Event Pariwisata Padang tahun 2020, masih ada event lainnya yang belum dimasukan.

Dikatakan pada tahun 2020 ini, Pemko Padang menargetkan sebanyak 5 juta wisatawan hadir ke Kota Padang.

"Nantinya diharapkan kelender ini juga acuan dan pedoman bagi industri usaha dan calon wisatawan."

Berita Selengkapnya klik di sini!

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved