Semarak Launching Pilgub Sumbar

Di Padang, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Singgung soal OTT KPK: Sangat Memalukan

Di Padang, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Singgung soal OTT KPK: Sangat Memalukan

Di Padang, Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Singgung soal OTT KPK: Sangat Memalukan
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi hadir dalam acara launching Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Padang, Minggu (12/1/2020).

Pada kesempatan itu, Pramono Ubaid menyinggung soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap seorang komisioner KPU RI.

"Peristiwa yang menimpa KPU RI memang sangat memalukan. Dan itu mencoreng wajah penyelenggara pemilu," kata Pramono Ubaid.

Komisioner KPU RI Berpesan Agar Penyelenggaraan Pilkada 2020 di Sumbar Jujur dan Adil

Menurut Pramono Ubaid, kejadian yang menimpa satu orang itu, tidak hanya berdampak pada satu orang itu saja.

Tetapi berdampak pada seluruh jajaran KPU, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

Pramono Ubaid menyampaikan, permohonan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI terpilih Fraksi PDIP itu tidak pernah terjadi.

Dia menceritakan, setiap PDIP mengajukan permohonan PAW tersebut selalu ditolak.

Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Korupsi, Wahyu Setiawan Mengundurkan Diri dari Anggota KPU

"Kami tidak bisa mengabulkan permohonan PDIP karena yang bersangkutan tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi PAW anggota DPR RI."

"KPU tidak pernah mengabulkan permintaan tersebut, artinya secara kelembagaan, institusi dan kolektif kolegial KPU RI sudah menolak permohonan PAW," tegas Pramono Ubaid.

Halaman
123
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved