Berita Sumbar Hari Ini
130 Warga Wamena asal Sumbar yang Rumah dan Tokonya Terbakar Terima Bantuan
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyerahkan bantuan kepada warga Wamena yang pulang kampung ke Sumbar pada Senin (6/1/2020)
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
130 Warga Wamena asal Sumbar yang Rumah dan Tokonya Terbakar Terima Bantuan
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyerahkan bantuan kepada warga Wamena yang pulang kampung ke Sumbar pada Senin (6/1/2020).
Bantuan diserahkan khusus kepada warga Wamena yang rumah dan tokonya mengalami kebakaran pasca kerusuhan di Wamena, 23 September 2019 lalu.
Nasrul Abit mengungkapkan ada sekitar 130 orang yang menerima bantuan tersebut.
"Total bantuan yang kami serahkan hari ini senilai Rp2,6 miliar yang diserahkan langsung pada korban kebakaran Wamena," kata Nasrul Abit.
Lebih lanjut Nasrul Abit mengatakan, pendistribusian bantuan ada yang berupa uang tunai.
Tapi apabila ingin masuk dalam rekening bank, tentunya memiliki tabungan Bank Nagari.
Kata Nasrul Abit, pihak Bank Nagari bersedia membantu buka rekening baru bagi korban Wamena.
"Nantinya, bantuan tersebut akan diberikan melalui rekening masing-masing," ucap Nasrul Abit.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di dua lokasi, antara lain Bank Nagari cabang Painan sebanyak 105 korban dengan total Rp2,1 miliar.
Kemudian, Bank Nagari capem Kambang sebanyak 25 korban senilai Rp500 juta.
"Penyerahan bantuan dilakukan melalui bank nagari untuk korban yang toko atau rumahnya terbakar, masing-masing senilai Rp20 juta," ungkap Nasrul Abit.
Pada kesempatan itu, Nasrul Abit juga menyampaikan telah ada pembicaraan dengan Wamen PUPR John Wempi Wetipo (Bupati Jaya Wijaya 2008-2018) saat mengunjungi bencana banjir bandang Solok Selatan.
Kata Nasrul Abit, Wamen menyampaikan untuk April 2020 ini semua pembangunan pasca kerusuhan Wamena akan selesai.
"Berarti ada harapan untuk Warga Wamena asal Sumbar bisa kembali lagi ke Wamena," imbuh Nasrul Abit.
Nasrul Abit berharap, bantuan yang diterima bisa digunakan sebaik mungkin.
Baik untuk membuka usaha di Sumbar ataupun untuk biaya kembali ke Wamena.
Bagi korban yang belum menerima bantuan atau belum terdata, tetapi rumah atau tokonya terbakar, Nasrul Abit mengimbau untuk segera melapor dan membawa data yang lengkap.
Sementara untuk pendataan terhadap korban Wamena yang anaknya masih sekolah di SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi akan diberikan bantuan juga.
Wagub Sumbar mengucapkan terima kasih kepada Bank Nagari yang telah membantu hingga saat ini untuk pengumpulan dan penyaluran bantuan korban Wamena.
Terutama sekali kepada seluruh para donatur yang telah menyumbang untuk korban kerusuhan Wamena asal Sumbar.
"Kita mengucapkan terima kasih pada Bank Nagari yang selalu membantu dalam pengumpulan dan pendistribusian bantuan ini, karena ini bentuk kepedulian kita terhadap warga Minangkabau yang terkena musibah," tutur Nasrul Abit.
Di sisi lain, Kabiro Bina Mental dan Kesra Sumbar Syaifullah menjelaskan, pemberian bantuan tersebut adalah yang ketiga kalinya.
Pertama menyerahkan bantuan berupa uang saku dalam penyambutan kedatangan korban Wamena di Bandara Internasional Minangkabau.
Rinciannya, dewasa 584 orang dengan uang saku Rp1 juta per orang dan anak-anak 278 orang uang saku Rp500 ribu.
Kedua, penyerahan bantuan pemulangan tiket pesawat bagi perantau Minang korban kerusuhan Wamena dan terakhir bantuan korban kebakaran ruko dan rumah warga Minang di Wamena.
Walaupun demikian, pihaknya sekarang sudah mulai mendata dan masih tetap mengupayakan bantuan bagi korban kerusuhan yang selamat, seperti anak-anak yang masih dalam pendidikan di SD, SMP dan SMA.
"Semoga data yang akan kami dapatkan nanti sudah valid," harap Syaifullah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/na-serah.jpg)