Breaking News:

Jakarta Dikepung Banjir

Catat! Inilah Cara Klaim Asuransi Mobil yang Rusak karena Bencana Banjir

Hujan deras yang melanda Jabodetabek dari Selasa (31/12/2019) sore hingga Rabu (1/1/2019) pagi membuat kawasan J

Editor: Emil Mahmud
KOMPAS.COM/ROBERTUS BELARMINUS
Mobil mewah ada juga yang terjebak banjir di Jakarta beberapa hari terakhir. 

TRIBUNPADANG.COM - Hujan deras yang melanda Jabodetabek dari Selasa (31/12/2019) sore hingga Rabu (1/1/2019) pagi membuat kawasan Jabodetabek dilanda banjir hingga hari ini, Kamis (2/1/2020).

Banjir yang merata tersebut turut menyebabkan banyak kendaraan pribadi berupa mobil yang terendam bahkan hanyut terbawa arus yang cukup deras di beberapa wilayah.

Lalu, bagaimana cara untuk mengklaim asuransi untuk mobil yang terendam atau hanyut karena banjir?

Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor menjelaskan, pemilik mobil yang bersangkutan perlu untuk memastikan apakah mobil yang diasuransikan memiliki perluasan polis untuk bencana banjir.

Pasalnya, dalam asuransi mobil terdapat dua jenis cover asuransi, yaitu cover standar tanpa perluasan risiko banjir dan bencana alam dan ada pula yang diperluas.

"Kalau memang tidak diperluas otomatis asuransi tidak menjamin. Tapi kalau diperluas kita tinggal melaporkan, walau enggak hapal nomor polis asal kasih nama bisa dicari by call center. Lalu asuransi akan mengirimkan mobil derek karena ketika banjir memang tidak dianjurkan untuk menyalakan mesin atau menerobos," ujar Julian ketika dihubungi Kompas.com.

Julian pun mengatakan, kebanyakan pemilik mobil cenderung hanya mengasuransikan mobil mereka atas risiko hilang atau kecelakaan.

Sementara itu, Vice President Communication, Event, & Service Management Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto pun menambahkan, karena jaminan dari risiko banjir sifatnya perluasan, maka ada tambahan premi.

Biasanya, untuk perluasan bencana tersebut bakal dibebani tambahan premi sekitar 0,3 persen dari harga pertanggungan.

Dia pun menyarankan pada pemilik mobil yang sudah dijamin asuransi untuk tidak berinisiatif membenahi mobil sendiri.

"Kalau sudah ada coverage-nya, mobil yang kerendem, enggak usah sok-sokan jadi mekanik. Nanti tambah parah. Call asuransi saja untuk klaim dan mobil akan digendong ke bengkel," ujar dia.

Namun demikian, dirinya pun meminta pemilik mobil untuk bersabar lantaran banjirnya permintaan atas klaim, juga banyak wilayah yang masih sulit ditembus.

"Tapi sabar nunggu yah, request banyak dan beberapa daerah masih sulit ditembus," ujar Iwan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Simak, Ini Cara Klaim Asuransi Mobil yang Rusak karena Banjir"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved