Breaking News:

Kisah Lukman El Hakim Nasabah Mandiri Syariah,Sukses Produksi Keripik Singkong dengan Modal Rp1 Juta

Lukman El Hakim (42) jatuh bangun merintis usahanya hingga kini sudah merengkuh sukses. Lukman El Hakim ialah perintis sekaligus pemilik Pusat Oleh-o

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Pemilik Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim Lukman El Hakim (baju batik) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Lukman El Hakim (42) jatuh bangun merintis usahanya hingga kini sudah merengkuh sukses.

Lukman El Hakim ialah perintis sekaligus pemilik Pusat Oleh-oleh Ummi Aufa Hakim asal Kabupaten Agam yang berhasil menjalankan usahanya dengan modal satu juta.

"Saya memulai usaha dari bawah (nol). Saya generasi awal yang merintis usaha oleh-oleh ini. Saya memulai usaha semenjak bujangan," kata Lukman El Hakim.

POPULER PADANG - Kisah Inspiratif Syafriadi yang Kedua Kakinya Diamputasi| Trans Padang Koridor IV

KISAH INSPIRATIF - Syafriadi yang Kedua Kakinya Diamputasi, Tidak Membuatnya Berputus-asa

Lukman El Hakim hanyalah seorang pria tamatan SLTA.

Ia pernah mengenyam pendidikan di kampus selama tiga semester.

Kemudian, dia berhenti karena pertimbangan kondisi ekonomi keluarga.

Dia juga memiliki dua orang adik yang ingin melanjutkan sekolah dan kuliah.

Akhirnya ia memutuskan untuk membuka usaha keripik singkong.

Download Lagu Kisahku- Brisia Jodie Dilengkapi Lirik Lagu serta Video Klip

INI KISAH Pedagang Nasi Goreng Siapkan 32.000 Porsi untuk Relawan Jokowi-Maruf di Monas

Mulanya ia belajar sendiri, kupas sendiri, goreng sendiri, kemudian keripik singkong itu ia jual sendiri.

Sekali-kali ia dibantu oleh orang tua dan adik-adiknya.

"Saya mulai memproduksi ubi seperempat karung, setengah karung, hingga 35 karung ubi per hari. Kalau sekarang kisaran 20 karung ubi per hari," jelas Lukman El Hakim.

Berbekal pengalaman berjualan keliling (pedagang asongan) di pasar Bukittinggi sejak kecil, usaha yang mulanya ia rintis di rumah kontrakannya terus berkembang.

Kisah Suami-istri, Depi Jualan Bahan Bakar Minyak Eceran, Suami Menambal Ban

KISAH INSPIRATIF - Satriadi, Pemilik Warung Kopi Kurma Berbekal dari Pelatihan BLK Padang

"Ke depan saya ingin membuka juga di provinsi-provinsi lain. Saya tertarik memasarkannya di Bandung dan Yogyakarta," ujar Lukman El Hakim.

Lukman El Hakim menjelaskan, dalam menjalankan usahanya ia tak pernah berhenti menabung.

Ia menabung di Mandiri Syariah sejak 2005 silam.

Selain menabung, ia juga sering bersilaturahmi dan berdialog serta bertukar pikiran bagaimana meningkatkan usahanya dari sisi pelayanan.

KISAH RISTAN - Remaja 16 Tahun yang Lumpuh sejak Lahir dan Terbaring Bermimpi Kursi Roda

POPULER PADANG - Kisah Bocah 11 Tahun Jualan Palai Bada| Universitas Bung Hatta Buka Prodi TRKJ

Menurutnya, Mandiri Syariah termasuk perbankan dengan pelayanan yang cukup bagus.

"Alhamdulillah. Pelayanan mudah dan cukup bagus. Mandiri Syariah membantu saya dalam hal edukasi rutin terkait pelayanan," jelasnya.

Dalam dunia usaha tentu ada persaingan. Ia sudah menyadari itu.

Dikatakannya, memang perlu menyiapkan diri dalam menghadapi kompetitor.

Misalnya mempelajari kelebihan dan kekurangan kompetitor, terus memunculkan kelebihan dari produk sendiri.

KISAH PEREMPUAN Pemulung yang Mendadak Buta, Ditinggal Suami Diduga Selingkuh

KISAH FAREL, Bocah 11 Tahun Jualan Palai Bada Buatan Sang Nenek Demi Biaya Sekolahnya

"Kami menggunakan minyak kelapa untuk menggoreng. Itu kan secara standar kesehatan lebih bagus meski harganya mahal. Kemudian kita membuat keripik balado merah tidak memakai pewarna dan penyedap," ungkapnya.

Sejauh ini, Lukman El Hakim sudah memasarkan produknya di tingkat lokal.

Pernah juga menjajaki pasar luar dengan bekerja sama dengan pengusaha Malaysia dan Singapura.

Namun menurutnya, pasar lokal tak kalah menjanjikan.

KISAH Syafri, Perantau Minang yang Enggan Kembali ke Wamena, Begini Alasannya

KISAH Riri Rahayu Hartati Wakil Sumbar di Ajang Jambore Pemuda Indonesia Tondano, Jadi Duta Wisata

Apalagi Bukittinggi, pasarnya cukup bagus.

Ia mengatakan, dalam memasarkan usaha perlu adanya sertifikasi halal.

Sertifikasi halal penting karena wisatawan luar mempertanyakan itu.

Lukman El Hakim sudah mempekerjakan kurang lebih 30 orang karyawan.

Mulai dari karyawan magang hingga tetap.

Ummi Aufa Hakim Pusat Oleh-oleh di Sumatera Barat, Sebelum Membeli Boleh Dicoba

Zodiak yang Bisa Bersikap Tenang dan Mampu Mengendalikan, Zodiak Kamu Termasuk?

Ada juga mahasiswa yang kuliah sambil kerja.

Hingga 2019, penjualan harian usahanya berimbang.

Kadang naik di satu daerah, sementara di daerah lainnya turun.

Dia mengatakan, kalau untuk bahan baku produksi di Padang didapat dari Padang Pariaman.

Kebutuhan perhari terhadap bahan baku cukup tersedia.

Download Alan Walker - Lily Dilengkapi Video Klip dan Arti Lirik Lagu

Download Hanya Rindu - Andmesh Kamaleng, Lihat Chord Gitar dan Video

Memang ada kalanya relatif agak sulit, tapi tidak membuat Lukman El Hakim berhenti berproduksi.

Modal awal ia katakan modal satu jutaan karena modalnya sempat minjam kepada keluarga.

"Saya mulanya sering memperhatikan orang membuat keripik. Makanya bisa," terangnya.

Ke depan, Lukman El Hakim berencana buka cabang lain, tapi di luar Provinsi Sumbar.

Turunkan Penumpang karena Tak Punya Brizzi, Ombudsman Sumbar: Pramugara Trans Padang Maladministrasi

Jadwal Acara TV Hari Ini Jumat 25 Oktober 2019 Trans TV RCTI SCTV GTV Indosiar, Ada Film Titanic

"Omset jauh lebih dari cukup. Insya Allah. Saya ingin zakat saya meningkat setiap tahunnya," singkatnya.

Corporate Secretary Mandiri Syariah Ahmad Reza mengatakan Mandiri Syariah berkomitmen mendukung UMKM termasuk mereka yang bergerak dalam usaha kuliner khas dalam rangka membantu meningkatkan pariwisata daerah.

"Lukman El Hakim merupakan nasabah prioritas kami. Kami akan terus melakukan pendampingan dan bertukar pikiran," ucapnya. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved