OTT Pungli di Padang

Pegawainya Terjaring OTT Pungli, Wali Kota Padang Mahyeldi: Kita Menghormati Proses Hukum

Seorang pegawai Bapenda Padang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Padang, Jumat (18/10/2019) lalu.

Pegawainya Terjaring OTT Pungli, Wali Kota Padang Mahyeldi: Kita Menghormati Proses Hukum
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang pegawai Bapenda Padang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar (pungli) di Padang, Jumat (18/10/2019) lalu.

Menanggali hal itu, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemko Padang menghormati proses hukum yang berlaku di kepolisian sebagaimana mestinya.

"Pemkot Padang menginginkan birokrasi bersih, makanya kita yang melantik Tim Saber Pungli dengan diketuai oleh kepolisian. Kita menghormati proses hukum yang berlaku," ujar Mahyeldi, Selasa (22/10/2019).

Dikatakan Wali Kota Padang, pihaknya berupaya untuk mendorong birokrasi Pemko Padang untuk bersih dari pungli ataupun sogokan.

DPRD Padang Inginkan Sanksi Tegas Terkait Oknum ASN Kena OTT Pungli

Dijelaskannya, adapun dengan berusaha mendigitalkan segela proses pembiayaan.

"Kita juga mendorong online, berkaitan dengan pajak, Trans Padang, bayar pajak, gaji pun dengan bank, ke rekening," kata Mahyeldi.

Selain itu, dijelaskan sejak 2007 ASN Pemkot Padang juga diwajibkan memakai pin anti sogok.

"Kita juga ada pin, sejak 2017, pin anti sogok ini pengingat untuk kita dan masyarakat juga bisa mengingatkan," ungkapnya.

Diketahui, seorang ASN Pemko Padang terjaring OTT pungli oleh Polresta Padang Jumat lalu.

Kronologi OTT Pungli Oknum ASN Bapenda Padang Ditangkap Depan Kantor hingga Barang Bukti Rp33,5 Juta

Halaman
123
Penulis: Rima Kurniati
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved