Tragedi Wamena

Para Perantau Minang Perlu Bertemu Keluarga untuk Hilangkan Tekanan Psikis pasca-Kerusuhan Wamena

Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat N Imam Akbari ikut menyambut kedatangan 134 warga asal Sumatera Barat (Sumbar

Para Perantau Minang Perlu Bertemu Keluarga untuk Hilangkan Tekanan Psikis pasca-Kerusuhan Wamena
TribunPadang.com/Debi Gunawan
Penyambutan kedatangan 134 masyarakat Sumbar yang terdampak kerusuhan Wamena di BIM, Jumat dini hari (4/10/2019). 

Dewan Pembina ACT Pusat Ungkapkan Bertemu Keluarga, Merupakan Cara Terbaik Hilangkan Tekanan Psikis 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Debi Gunawan

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pusat, N Imam Akbari ikut menyambut kedatangan 134 warga asal Sumatera Barat (Sumbar) pasca-kerusuhan Wamena Papua setibanya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Padang Pariaman, Sumbar, Jumat dini hari (4/10/2019).

Dewan Pembina (ACT) Pusat, N Imam Akbari dalam sambutannya, mengungkapkan rasa duka mendalam bagi para korban yang terdampak kerusuhan di Wamena, Papua.

"Ini merupakan aktivitas kemanusiaan, semoga tidak ada terjadi lagi, tidak ada dendam dan efek buruk bagi Indonesia kita," ungkap N Imam Akbari.

Relawan ACT Sumbar menunggu kedatangan warga Sumbar yang menjadi korban kerusuhan Wamena Papua di BIM Ketaping, Padang Pariaman, Kamis (3/10/2019) malam.
Relawan ACT Sumbar menunggu kedatangan warga Sumbar yang menjadi korban kerusuhan Wamena Papua di BIM Ketaping, Padang Pariaman, Kamis (3/10/2019) malam. (TribunPadang.com/Debi Gunawan)

Untuk memulangkan 134 masyarakat Sumbar, ACT mencarter satu pesawat khusus pada tahap pertama ini.

ACT juga mengungkapkan langkah untuk memulangkan para masyarakat yang terdampak kerusuhan, sekaligus  cara terbaik untuk menghilangkan tekanan psikis.

"Bertemu keluarga adalah cara yang terbaik. Semoga hidup damai dan masih banyak yang ingin kembali ke Wamena," jelas N Imam Akbari.

Pihak ACT akan terus berkoordinasi dengan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumbar untuk membangun dan mengembalikan semangat para korban terdampak kerusuhan.

134 Perantau Minang dari Wamena Tiba di BIM Menuju Bayang, Pessel Naik Bus NPM Didampingi ACT

51 Warga Minang Dipulangkan ke Sumbar Pakai Hercules, Zulkifli Bersyukur Selamat dari Kerusuhan

"Evakuasi dan mengantar, memfasilitasi untuk sementara. Semoga lebih cepat dan akan berkoordinasi dengan pemprov untuk kembali. Sedang untuk sandang pangan papan, recavery, membangun lagi ranah usaha saudara kita ini," jelas N Imam Akbari.

Kepala Dinas Sosial Sumbar Jumadi mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pihak ACT yang telah membantu pemulangan masyarakat Sumbar yang terdampak kerusuhan Wamena.

Pada kesempatan yang sama, Jumadi mewakili Pemprov Sumbar sempat memberikan bantuan uang saku kepada 134 orang masyarakat Sumbar yang baru datang dari Wamena.

Untuk orang dewasa diberikan satu juta rupiah per orangnya, sedangkan untuk anak-anak lima ratus ribu rupiah per orangnya.

"Mereka mencari hidup di Papua, semoga setelah pulih kami harap bisa kembali. Papua adalah Indonesia dan kita adalah Indonesia," pungkas Jumadi.(*)

Penulis: Debi Gunawan
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved