Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli Kepingan VCD/DVD di Pasar Raya Padang
Suasana di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sempat hiruk pikuk. Aktivitas jual beli di pasar
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
"Saya prihatin dengan kebijakan yang diambil pemerintah. Semua serba diizinkan. Tidak ada yang memikirkan bagaimana pengaruhnya kepada rakyat bawahan seperti saya," ungkap Joni.
Joni menilai para manajemen musik maupun penyanyi lebih suka merilis lagu melalui akun youtube.
"Mungkin mereka berpikir, rilis lagu lewat akun youtube lebih cepat dikenal dan lebih cepat menerima pendapatan.
Sementara, lewat produsen berbulan-bulan baru menerima penghasilan," kata Joni.
Joni mengklaim, VCD/DVD yang dijualnya merupakan barang original bukan barang bajakan.
"Satu keping VCD saya jual harga Rp 15 hingga 30 ribu," ujar pria asal Padang ini.
VCD yang ia jual berupa lagu dangdut, lagu Minang, Malaysia, dan lainnya.
"Kalau lagu populer, lebih banyak di youtube," ujarnya.
Kendati demikian, Joni mengaku masih mampu menghidupi keluarganya dengan macam-macam pekerjaan lain di antaranya buka rental mobil dan lain-lain.
"Kita pasrah dan bersyukur aja. Toh, masih bisa kerja sampingan lain. Semoga ke depan pemerintah mempertimbangkan segala kebijakan yang diambil," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/vcd-pedagang.jpg)