Heboh Rute Tour de Singkarak 2019 Tidak Lewati Danau Singkarak, Kadispar Sumbar Bicara Kronologis

Kadispar Sumbar Oni Yulfian mengungkapkan kronologis survei yang dilakukan tim Union Ciclyste Internationale (UCI) menentukan rute Tour de Singkarak

KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Para pebalap peserta Tour de Singkarak melintasi tanjakan Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pada etape kedua Tour de Singkarak dengan rute Limapuluh Koto-Tanah Datar, Minggu (7/8/2016). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ajang balap sepeda Internasional atau dikenal dengan Tour de Singkarak (TdS) 2019 yang rencananya digelar mulai tanggal 2-10 November mendatang hangat diperbincangkan.

Hal ini disebabkan beredarnya informasi TdS 2019 tidak memiliki etape yang akan melewati rute Danau Singkarak.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengungkapkan kronologis survei yang dilakukan tim Union Ciclyste Internationale (UCI) dalam menentukan rute Tour de Singkarak yang dilewati pebalap di etape 6 (Kabupaten Solok-Solok Selatan).

Oni Yulfian mengatakan survei pertama etape 6 TdS 2019 menetapkan start di Kabupaten Solok dan finish di Kabupaten Solok Selatan.

Pemkab Solok Ingin Arosuka Lebih Dikenal, Itukah Alasan Danau Singkarak Tak Masuk Rute TdS 2019?

Rute Tour de Singkarak Terancam Tak Lewati Danau Singkarak? Kadispar Sumbar: Dalam Pertimbangan

POPULER SUMBAR - TdS Terancam Tak Lewati Danau Singkarak?| Nelayan di Pariaman Aplikasikan Fish On

Setelah ditetapkan, Dinas Pariwisata Sumbar bersama seluruh kab/kota dan seluruh stakeholders mengadakan rakor pada 12 Juli 2019. 

Pada rakor tersebut disampaikan Etape ke 6 TdS 2019 start di Dermaga Danau Singkarak.

Lalu, kata Oni, pada kesempatan itu Kadispar Kabupaten Solok mengusulkan untuk pemindahan titik start Tour de Singkarak menjadi di Taman Kota Arosuka dengan berbagai pertimbangan.

Di antaranya untuk memperkenalkan Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok kepada masyarakat nasional dan internasional.

Selain itu diharapkan daerah-daerah yang selama ini belum pernah di lewati Tour de Singkarak , bisa dilalui.

Permohonan tersebut, ditambahkan Oni, disusul oleh Surat Resmi Bupati Solok perihal Permohonan Jalur Etape TdS 2019 di Kabupaten Solok.

Mahyeldi Bicara Soal Calon Gubernur Sumbar dan Reaksi pada Spanduk #2020SandiUno-Mahyeldi yang VIRAL

Jadwal Acara TV RCTI Kamis 12 September 2019,Tonton Silet, SiDoel, Tukang Ojek Pengkolan, Dagelan OK

"Dispar Prov membalas surat tersebut untuk mempertimbangkan Jalur Etape TdS 2019 di Kabupaten Solok," kata Oni.

Terkait usulan perubahan titik start, yang semula di Dermaga Danau Singkarak menjadi Arosuka, setelah dihitung oleh Tim Teknis, jelas Oni, jarak rute Tour de Singkarak bertambah menjadi ± 250 Km.

Berdasarkan hasil tersebut, tambah Oni, Tim Teknis tidak dapat mengakomodir perubahan lokasi start Tour de Singkarak dengan beberapa pertimbangan.

"Etape sebelumnya sudah melebihi jarak tempuh 200 Km sehingga berisiko mengurangi peserta karena kelelahan.

Kemudian juga dikhawatirkan jumlah pembalap pada etape TdS 2019 berikutnya akan berkurang.

Juga ada kekhawatiran dapat menimbulkan kemacetan panjang karena buka tutup ruas jalan yang terlalu lama pada rute tersebut," jelas Oni.

Maka, untuk kepastian lokasi titik start pada Etape VI Tour de Singkarak dilakukan survei bersama pada Minggu ke III Agustus 2019.

Selanjutnya, untuk memastikan titik Start Etape 6 Tour de Singkarakdi Kab Solok, survei ke-2 diadakan pada 17 Agustus dan diambil titik start di Taman Hutan Kota Arosuka dengan alternatif Rute sebagai berikut:

Taman Hutan Kota Wisata Arosuka – Pintu Angin –Simpang Jalan Baru Guguak (2.5 Loop) – Guguak – Talang – Cupak – Koto Baru – Salayo – Simp By Pass ktk – Simpang Rumbio – Panyakalan – Bk Tandang – Kubang Nan Duo – Sungai Nanam – Pasar Alahan Panjang – Simp Taratak Galundi – Galagah – Aie Dingin – Surian.

"Rute tersebut adalah rute alternatif karena apabila start di Taman Kota Arosuka dan tetap melintasi atau menuju Danau Singkarak dan menuju Kabupaten Solok Selatan maka total jarak tempuh akan melewati 250km yang melebihi ketentuan UCI dan akan mengakibatkan kelelahan kepada para pembalap," jelas Oni.

Setelah survei kedua Tour de Singkarak tersebut, Tim Teknis menghadap langsung Bupati Solok untuk menjelaskan konsekuensi tersebut bahwa apabila start di Arosuka maka tidak bisa lagi melewati Danau Singkarak.

"Di sinilah terjadi kesalahpahaman. Kami memang mengatakan bahwa Bupati Solok mengusulkan pemindahan titik start dari Dermaga Danau Singkarak ke Taman Hutan Kota Arosuka dan sebagai konsekuensi pemindahan tempat start ke Arosuka maka Etape 6 tidak melewati Danau Singkarak.

Namun tidak bermaksud mengatakan bahwa atas usulan Bupati Solok lah Danau Singkarak tidak dilewati," sambung Oni.

Tim Teknis telah melaporkan kepada Kadispar Sumbar hasil survei ke 2 dengan pindahnya lokasi start ke Taman Kota Arosuka dengan konsekuensi Danau Singkarak tidak bisa dilewati pada Stage 6.

Oleh karena itu, kata Oni, ia menginstruksikan kepada Tim Teknis agar mencari Alternatif di stage berapa ada peluang Danau Singkarak tetap dapat dilewati pada pelaksanaan TdS 2019.

"Maka itu, kami menyatakan bahwa publikasi TdS 2019 tidak melewati Danau Singkarak belum final.

Akan ada survei ke 3 yang akan dilaksanakan pada 17 hingga 20 September 2019 untuk memastikan di stage berapa ada kemungkinan Danau Singkarak tetap dilewati.

Karena dari hasil survei pertama, hanya stage 6 ini lah yang melewati Danau Singkarak," ujar Oni.

Hal tersebut dilakukan agar bisa mengakomodir secara maksimal keinginan kab/kota dan masyarakat namun tetap dalam koridor syarat-syarat dan peraturan yang ditetapkan oleh UCI.

"Perlu pula diketahui event sekelas Tour de Singkarak ini tak bisa lepas dari regulasi UCI yang ketat agar kualitas event TdS ini tetap terjaga dalam predikat excellent," tutup Oni Yulfian. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved