Operasi Patuh Singgalang 2019

Selama Dua Pekan, Polisi Layangkan 3.111 Surat Tilang Pelanggaran Berlalu-lintas

Polisi melayangkan surat tilang sebanyak 3.111 jumlah tilang selama Operasi Patuh Singgalang 2019.

Selama Dua Pekan, Polisi Layangkan 3.111 Surat Tilang Pelanggaran Berlalu-lintas
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Sejumlah anggota dari Satlantas Polresta Padang melakukan Operasi Patuh Singgalang 2019 di dekat Masjid Raya Sumbar, Rabu (11/9/2019). 

Rekap Data Selama Operasi Patuh Singgalang 2019 Selama 14 Hari

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polisi melayangkan surat tilang sebanyak 3.111 jumlah tilang selama Operasi Patuh Singgalang 2019.

Operasi Patuh Singgalang 2019 dimulai sejak Kamis (29/8/2019) dan berakhir pada Rabu (11/9/2019) hari ini.

Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya mengatakan bahwa jumlah tilang yang dilayangkan selama Operasi Patuh Sunggalang 2019 berjumlah 3.111 berkas.

"Selama ini dalam waktu 14 hari, kami telah mengeluarkan surat tilang dengan jumlah 3.111 surat tilang," kata Kompol Asril Prasetya kepada wartawan, Rabu (11/9/2019).

Dikatakannya bahwa pelanggaran terbanyak selama Operasi Patuh Singgalang yang dilaksanakan oleh Polresta Padang yaitu tidak adanya masyarakat menggunakan helm, termasuk helm yang tidak SNI (Standar Nasional Indonesia).

"Pelanggaran terbanyak yaitu pelanggaran terhadap helm, seperti tidak adanya memakai helm dan bukan helm SNI sebanyak 1.153 pengendara," kata Kompol Asril Prasetya.

Operasi Patuh Singgalang 2019 Berakhir, Untuk Tekan Angka Pelanggaran Berlalu-lintas.

1.800 Kendaraan Ditilang Selama Operasi Patuh Singgalang 2019 di Padang, Terbanyak Tak Pakai Helm

300 Pelanggar Terjaring Razia Operasi Patuh Singgalang di Padang, Paling Banyak Anak Bawah Umur

Dijelaskannya bahwa untuk pelanggaran lainnya adalah saftey belt, pengendara dibawah umur, pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan HP saat mengemudi, melawan arus, dan pelangagran lainnya.

"Dikatakannya untuk safety belt sebanyak 271 pelanggar, pengendara di bawah umur 337 pelanggar, melawan arus sebanyak 356, pengndara yang menggunakan HP saat berkendara sebanyak 2 pelanggar, dan pelanggaran lainnya sebanyak 992 pelanggar," ujar Kompol Asril Prasetya.

Kompol Asril Prasetya juga menjelaskan bahwa barang bukti yang disita adalah Surat Izin Mengemudi yang terbanyak.

"Barang bukti yang kita diamankan yaitu seperti SIM, STNK, dan kendaraan bermotor dari pelanggar. SIM sebanyak 1.731 pelanggar, STNK sebanyak 1.183 pelanggar, dan kendaraan bermotor sebanyak 197 pelanggar," tutup Kompol Asril Prasetya.

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved