Sumbar

Sasar Pelajar Hingga Emak-emak Sen Kiri Belok ke Kanan, Demi Keselamatan Berlalu Lintas

Sejauh ini tanggung jawab dan keselamatan berlalu-lintas senantiasa melibatkan berbagai pihak.

Sasar Pelajar Hingga Emak-emak Sen Kiri Belok ke Kanan, Demi Keselamatan Berlalu Lintas
Istimewa/Dok.Dion
Satu kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas yang dilakukan PT Hayati Pratama Mandiri di SMA 1 Bonjol, Pasaman baru-baru ini. 

Sasar Pelajar Hingga Emak-emak Sen Kiri Belok ke Kanan, Demi Keselamatan Berlalu Lintas

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Debi Gunawan

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejauh ini tanggung jawab dan keselamatan berlalu-lintas senantiasa melibatkan berbagai pihak.   

"Tanggung jawab akan keselamatan berlalu lintas bukan hanya dilimpahkan ke pihak Kepolisian saja, namun hal itu merupakan tanggungjawab bersama," ungkap Harry Diondra, Corporate Communication PT Hayati Pratama Mandiri,  kepada TribunPadang.com, Jumat (6/9/2019).

Berbagai lapisan umur menjadi sasaran dari Main Dealer Sepeda Motor Honda Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Mulai dari ibu-ibu yang aktif menggunakan sepeda motor, sampai pengenalan-pengenalan ke sekolah-sekolah.

"Ibu-ibu kan banyak tu diangggap masyarakat bahwa sen kanan tapi belok kiri," ungkap Harry Diondra.

Atas hal tersebut mereka melakukan sosialisasi demi mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas di Sumbar, serta menanamkan pentingnya keselamatan kepada pemotor.

"Kami juga datang ke daerah-daerah, di mana ilmu-ilmu mengenai safety riding belum banyak didapatkan masyarakat di sana," jelas Harry Diondra.

Selain itu, mereka juga menyasar sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan pentingnya keselamatan berlalulintas.

"Kalau ke TK dan SD itu lebih ke pengenalan rambu-rambu, sedangkan ke SMP dan SMA sudah mengarah ke komponen-komponen keselamatan berlalulintas," jelas Harry Diondra.

Pihaknya beralasan bahwa tidak bisa menutup mata bahwa ada dari siswa-siswa SMP maupun SMA yang sudah menggunakan motor dengan berbagai alasan.

Harry Diondra berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalulintas.

"Karena aspal itu keras, maka patuhilah tatacara dan kelengkapan saat mengemudi, walaupun hanya berjalan dalam jarak tempuh dekat," pungkas Harry Diondra.

Penulis: Debi Gunawan
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved