Kopi Kerinci Depati, Kopi Olahan Mahasiswa Universitas Andalas Peraih Hadiah Rp 100 Juta dari MEA

Olahan produk kopi tersebut di beri brand "Kopi Kerinci Depati" yang dirintis Rizki Syahputra bersama empat temannya.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Kopi Kerinci Depati, Inovasi Olahan Kopi Mahasiswa Universitas Andalas yang Bernilai Jual Tinggi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) membuat inovasi olahan kopi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Olahan produk kopi tersebut di beri brand "Kopi Kerinci Depati" yang dirintis Rizki Syahputra bersama empat temannya.

Kini Rizki Syahputra dan temannya sukses dalam menciptakan usaha dalam kategori eksisting bisnis dan berhasil menyabet juara I dalam ajang Minang Enterpreneur Award (MEA) ke II tahun 2019.

Rizki Syahputra menjelaskan Kopi Kerinci Depati merupakan usaha pengolahan kopi.

Nama tersebut diambil karena biji kopi sebagai bahan baku utama kopi, diambil dari petani di daerah sekitar Kerinci.

Download Lagu Minang Cinto Ndak Basayok Andra Respati Eno Viola dan Manunggu Janji Ovhi Firsty (MP3)

Di Hadapan Mahasiswa di Padang Wapres Jusuf Kalla Analogikan Memulai Usaha Sama dengan Berenang

Kerinci merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Provinsi Jambi.

"Depati dalam bahasa Melayu berarti seorang pemangku adat atau yang dituakan dan didahulukan.

Jadi, Kopi Kerinci Depati ingin menjadi perusahaan yang terdepan dalam bisnis kopi," kata Rizki Syahputra kepada TribunPadang.com, Rabu (4/9/2019).

Kopi Kerinci Depati, Inovasi Olahan Kopi Mahasiswa Universitas Andalas yang Bernilai Jual Tinggi
Kopi Kerinci Depati, Inovasi Olahan Kopi Mahasiswa Universitas Andalas yang Bernilai Jual Tinggi (TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita)

Kopi Kerinci Depati sebenarnya usaha yang dirajut bersama oleh empat orang anak muda, di antaranya
Ramos Julian Deka Putra yang merupakan putra daerah asli Kerinci yang juga alumni Peternakan Unand 2014.

Lalu, Rizki Syahputra alumni Unand jurusan Manajemen angkatan 2015, Hadiyatullah ML Manajemen Unand 2016, dan Raja Dwi Ilham jurusan Ilmu Tanah 2015.

Keempat anak muda tersebut dibimbing oleh seorang dosen yakni Dr. Yulmira Yanti, S.Si, MP.

Rizki Syahputra menuturkan awalnya dia dan keempat temannya bergabung dalam satu organisasi HIPMI PT Unand.

Lalu saling kenal, berteman, dan sama-sama mempunyai visi untuk menjadi wirausaha.

Inilah 7 Minuman Selain Kopi yang Mampu Meredakan Kantuk Ada Matcha Tea, Teh Hijau Hingga Smoothies

Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) 

"Beranjak dari itu, kami melihat adanya peluang bahwa industri kopi sedang meningkat dengan meningkatnya konsumen kopi Indonesia yang pada waktu itu diprediksi mencapai 370 ton," ujar Rizki Syahputra.

Selanjutnya, kata Rizki, industri kopi juga berkembang didukung dengan maraknya kafe dan coffee shop yang saat ini menyediakan menu kopi untuk tongkrongan generasi milenial.

Kopi Kerinci Depati, Inovasi Olahan Kopi Mahasiswa Universitas Andalas yang Bernilai Jual Tinggi
Kopi Kerinci Depati, Inovasi Olahan Kopi Mahasiswa Universitas Andalas yang Bernilai Jual Tinggi (TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita)

Lalu, juga tercatat bahwa lebih dari 10.000 KK di Kerinci berprofesi sebagai petani kopi, namun kopi dari petani belum memiliki harga jual yang tinggi.

Lebih lanjut, Rizki Syahputra menjelaskan bahan baku ceri kopi untuk membuat produk olahan kopi diambil dari 26 orang mitra petani kopi Kerinci.

Selanjutnya, bahan baku tersebut diolah dan diproduksi sehingga menghasilkan Green Bean (biji kopi) Robusta dan Arabica, Roasted Bean Robusta dan Arabica, Parfum Kopi, dan Bubuk Kopi.

Warung Kopi Kurma Suguhkan Kopi Rasa Nusantara, Depan Lapas Muara Padang

"Bahan baku tersebut diolah dan diproduksi di desa Siulak Deras Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci," jelas Rizki Syahputra.

Proses pembuatan produk Kopi Kerinci Depati, dijelaskan Rizki Syahputra tergantung dengan jenis produk.

"Rata-rata untuk penjemuran menghabiskan waktu 1 hingga 2 minggu untuk menghasilkan Green Bean dengan kadar air 11 hingga 12 persen. Dan ini sudah kami mulai sejak tahun 2017 lalu," kata Rizki Syahputra.

Sementara, untuk modal kata Rizki, timnya pernah mendapat bantuan dana dari Kemenristekdikti sebesar Rp 10 juta dengan program KBMI pada tahun 2018.

Selain itu, mereka juga menggunakan dana pribadi untuk modal.

Ketika mendapat juara I dan mendapat hadiah sebesar Rp 100 juta yang diberikan langsung Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Rizki dan tim sangat bahagia.

"Insya Allah apa yang dicapai sebanding dengan hadiah yang didapat," kata Rizki.

Beberapa cara dilakukan Rizki dan tim untuk memasarkan produk mereka.

Green Bean (biji kopi) Robusta dan Arabica, mereka jual langsung ke kafe dan coffeshop untuk bahan baku oleh pelaku usaha tersebut.

Dan Green Bean tersebut sudah masuk di beberapa provinsi di Indonesia.

Selanjutnya, untuk Parfum Kopi dan Bubuk Kopi itu dipasarkan langsung kepada konsumen dengan sistem reseler, media online marketplace seperti bukalapak dan tokopedia.

Provinsi yang sudah masuk produk itu adalah DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Riau, Jambi, Sumbar, dan lain-lain.

Untuk harga yang ditawarkan berbeda-beda sesuai jenis produk.

"Green Bean Robusta Rp 60 ribu/kg, Green Bean Arabica Rp 120/kg, Parfum Rp 25 ribu, Bubuk Kopi 100 gram seharga Rp 25 ribu," jelas Rizki Syahputra.

Kini, Rizki Syahputra dan tim sudah mampu memproduksi rata-rata ceri (bahan baku) sebanyak 800 kg hingga 1,6 ton tiap bulannya.

"Kami yang ngolah sendiri. Untuk izin, kami baru ada PIRT. Sementara, untuk paten dan lain sebagainya sedang diurus.

Insya Allah mudah-mudahan dengan hadiah yang diberikan, kami bisa lebih baik ke depannya," harap Rizki Syahputra

Ke depan, selain mendapatkan profit, Rizki Syahputra dan tim bertekad mengangkat potensi daerah Kerinci. Serta membantu petani kopi untuk meningkatkan nilai jual kopi.

Nah, jika Anda tertarik dengan produk Kopi Kerinci Depati ini, Anda bisa kontak melalui media sosial instagram dengan nama @kopikerincidepati. Lalu, jika Anda berminat dan ingin memesan, bisa melalui bukalapak dan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved