Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) 

Kopi Kulit Kakao Menjadi Varian Baru Bagi Pecinta Kopi dengan Banyak Manfaat. Mahasiswa UNP Padang temukan kopi dan diberi nama Kopi Litao

Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) 
TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP)  

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bagi kamu pecinta kopi wajib mencoba salah satu penemuan kopi terbaru dari kulit kakao.

Kopi kulit kakao dengan banyak manfaat ini ditemukan oleh satu kelompok dari PKM Kewirausahaan Universitas Negeri Padang (UNP).

"Awalnya kami dari PKM Kewirausahaan mengajukan proposal ke Dikti dan lolos.

Kemudian kami dibiayai untuk penelitian ini tahun 2019," kata Febri Yuliani pada wartawan, Sabtu (6/7/2019) pagi.

Berawal dari membaca jurnal Kimia, Febri dan ketiga temannya mengajukan proposal akhir Desember 2018 kemudian didanai Dikti untuk penelitian mereka tahun 2019.

Warung Kopi Kurma Suguhkan Kopi Rasa Nusantara, Depan Lapas Muara Padang

Tes Kepribadian : Jenis Kopi yang Kamu Suka Menggambarkan Karakter Dirimu, Kopi Hitam Tipe Sederhana

Foresthree Telah Hadir di Kota Padang, Sumatera Barat, Tawarkan Menu Unik Kopi Durian

Katanya, kulit kakao memiliki banyak kandungan antioksidan dan senyawa seperti polifenol yang baik untuk tubuh.

"Kami dari Jurusan Kimia dan banyak membaca jurnal kalau kulit kakao ini ternyata banyak kandungan antioksidan, dan senyawa seperti polifenol," lanjutnya lagi.

Karena pemanfaatan kulit kakao bagi petani hanya sebatas menjadi pupuk kompos dan makanan ternak membuat Febri angkatan 2016 dan timnya ini memiliki ide dan menamainya Kopi Litao (Kopi Kulit Kakao).

Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) 
Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP)  (TribunPadang.com/Merinda Faradianti)

"Nyatanya di Indonesia sendiri pemanfaatannya hanya sampai pupuk kompos dan makan ternak sedangkan senyawa sebenarnya bisa untuk dikonsumsi.

Halaman
123
Penulis: Merinda Faradianti
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved