Kesehatan

Terapi Kanker Payudara Ini Ternyata Obatnya Sudah tidak Ditanggung BPJS Lagi

Terapi tertarget atau trastuzumab merupakan obat kanker payudara paling efektif di Indonesia. Namun, akses obat ini terkendala oleh biayanya yang maha

Terapi Kanker Payudara Ini Ternyata Obatnya Sudah tidak Ditanggung BPJS Lagi
Kontan.co.id
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Sebaliknya, keempat uji klinis internasional, di antarany herceptin adjuvant (HERA), National Surgical Adjuvant Breast and Bowel Project (NSABP) B-31, North Central Cancer Treatment Grou[ (NCCTG) N9831.

Terakhir Breast Cancer International Research Group (BCIRG) 006 mencakup lebih dari 13.000 wanita dengan kanker payudara awal (EBC) HER2 positif.

Hasilnya, trastuzumab mengurangi risiko kemunculan kembali penyakit dalam tiga tahun menjadi setengahnya dalam populasi tersebut.

Farida mengatakan, kita harus menerima hasil positif tersebut dalam konteks uji klinis negatif lainnya dengan pemendekan durasi trastuzumab yaitu PHARE dan HORG.

Selain itu, dengan follow up lebih dari 10 tahun, pada uji klinis terkontrol acak besar dengan lebih dari 14.000 pasien, terapi trastuzumab selama satu tahun ditemukan memberikan manfaat sintas bebas penyakit dan tingkat penyintasan yang baik.

Mengutip Chau T Dang MD, direktur medis di Memorial Sloan Kettering Cancer Center Wesstchester's Medical oncology Service, Farida berkata bahwa untuk kebanyakan kanker payudara HER2-positif stadium II hingga III, terapi berbasis trastuzumab/pertuzumab telah menjadi opsi standar di dunia medis internasional.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Nasib Trastuzumab, Obat Kanker Payudara yang Tak Lagi Ditanggung BPJS"

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved