Kuliner
Intip Cara Mengolah Jadi Rendang yang Nikmat, Ada Rahasia di Balik Memasak Daging
Rendang, selalu menjadi makanan pilihan saat momentum Idul Adha. Rendang menjadi favorit karena rasanya yang lezat dan relatif tahan lama.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
"Wajan terbaik itu tebal dan berat sehingga punya kedudukan yang baik dan nyaman digunakan untuk memasak.
Coba pakai aluminium, pasti goyang-goyang karena ringan.
Lalu, kalau wajan yang baru dibeli, jangan lupa tanyakan kepada penjualnya, bagaimana cara membersihkan wajan tersebut," jelas Uda Dian.
Kemudian santan dipanaskan.
Tumbukan halus bumbu-bumbu rendang tadi dimasukkan ke kuali berisi santan sambil terus diaduk.
Santan dan bumbu diaduk hingga berubah warna menjadi kecoklatan.
"Setelah agak berminyak, masukkan potongan daging sapi ke kuali sembari terus mengaduk.
Lalu diaduk pelan-pelan agar minyak dari santan kelapa meresap lebih lama ke dalam daging," ujarnya.
Uda Dian menganjurkan memasak daging menggunakan api kecil supaya minyak santan meresap sempurna ke dalam daging.
Jika Anda ingin menambahkan bahan tambahan seperti kentang dan ubi, juga bisa lho. Namun, perlu diingat meski menambah santan dan bumbu kembali.
Kalau tidak ditambahkan, tentu rendang yang dimasak tidak akan sempurna. Sebab kentang menyerap minyak.
Beberapa jam kemudian, daging sapi mulai matang, namun belum kering. Gulai baru berubah menjadi kalio. Tunggu beberapa jam lagi, baru menghasilkan rendang dengan tekstur kering.
Uda Dian Anugrah mengungkapkan normalnya memasak rendang itu lebih dari 4 jam. Tetapi idealnya 5 hingga 6 jam.
Menurut Dian, memasak rendang bisa menggunakan kayu bakar dan bisa juga menggunakan elpiji.
Hal tersebut tergantung kepada sejauh mana Anda mengenali alat yang Anda gunakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/olahan-rendang.jpg)