Sumbar
Gubernur Sumbar Siapkan Sanksi untuk OPD yang Lalai dan Rendahnya Serapan APBD 2019
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno akan menindak tegas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lalai dalam
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Serapan APBD Semester 1 Tak Capai Target, Gubernur Sumbar: OPD yang Lalai Akan Diberi Sanksi
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno akan menindak tegas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lalai dalam menyikapi rendahnya realisasi serapan APBD Semester 1.
Gubernur meminta OPD tersebut segera menyelesaikan semua permasalahan dan target serapan fisik dan keuangan hingga akhir September.
Hal tersebut disampaikannya pada agenda Rapat Evaluasi Pembangunan semester 1 tahun anggaran (TA) 2019 di Auditorium Gubernur Sumbar, Rabu (7/8/2019).
"Realisasi serapan APBD yang berada dan dibelanjakan OPD semester 1 tahun 2019 hingga bulan Juli tidak mencapai target.
Deviasinya terlalu jauh. Untuk realisasi fisik target 70,73 persen, terealisasi hanya 46,11 persen.
Sementara, untuk keuangan, target 66,92 persen, terealisasi hanya 40,73 persen," kata Irwan Prayitno usai rapat.
Irwan Prayitno menyebut, jika deviasinya di bawah 10 persen masih bisa dimaklumi. Tetapi kalau lebih dari itu tidak bisa diterima lagi.
"Ini pasti ada yang salah. Ini harus segera diperbaiki. Saya minta OPD yang capaiannya masih jauh dari target diminta untuk segera menggenjot realisasi di instansinya agar target akhir tahun di atas 95 persen bisa tercapai," tambah Irwan Prayitno.
Dikatakannya, ia memberi waktu kepada OPD yang rendah-rendah untuk menyelesaikan permasalahan hingga akhir September.
"Jika realisasi masih tidak membaik, akan diberikan sanksi agar ini tidak jadi kebiasaan setiap tahun. Saya akan mendiskusikan lebih lanjut dengan Wagub.
Tidak ada alasan untuk merealisasikan anggaran, ini tugas kepala OPD untuk segera mengatasi masalah, maksimal deviasi pada September itu hanya 10 persen," tegas Irwan Prayitno.
Lebih lanjut Irwan Prayitno mengatakan evaluasi dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mengendalikan pembangunan sehingga berjalan dengan baik.
Sehingga, ada perbaikan dan evaluasi yang dilakukan setiap bulan oleh OPD.
"Insyaallah tidak ada masalah. Evaluasi seperti ini biasa dilakukan. Dari pengalaman tahun sebelumnya, di akhir tahun semua target akan terpenuhi oleh OPD, bahkan semua di atas 95 persen," tuturnya. (*)
Caption: Serapan APBD Semester 1 Tak Capai Target, Gubernur Sumbar: OPD yang Lalai Akan Diberi Sanksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/agenda-serapan.jpg)