Padang
Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan Segera Dicanangkan Jadi Museum Nasional
Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan segera dicanangkan menjadi museum nasional.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
Museum Bagindo Aziz Chan Bakal Dicanangkan Menjadi Museum nasional
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan segera dicanangkan menjadi museum nasional.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Cagar Budaya, Sejarah dan Museum Dinas Pariwisata Kota Padang Maiyalnita (57), kepada TribunPadang.com, Jumat (2/8/2019).
"Museum ini (Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan) akan kita rencanakan menjadi museum nasional", kata Maiyalnita.
Menurutnya, keberadaan museum tersebut kini masih dalam proses serta tahapan di provinsi.
Saat ini lanjutnya museum tersebut juga sedang pada tahap penambahan koleksi dari keluarga Bagindo Aziz Chan.
"Kami sudah menghubungi pihak keluarga keturunan Bagindo Aziz Chan, sekarang kita sedang mempersiapkan koleksi-koleksi bagindo Aziz Chan", lanjut Maiyalnita.
Selain itu, kata Maiyalnita kondisi Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan ini sedang dicanangkan untuk jadi objek wisata edukasi dan dikunjungi murid sekolah dasar (SD) di Kota Padang.
"Kami bekerja sama dengan dinas pendidikan, agar ratusan sekolah dasar (SD) di Padang bisa berkunjung ke museum itu. Saya kira, bisa satu hari satu sekolah yang berkunjung.
Adanya museum itu, hendaknya bagi murid SD dan siswa yang berkunjung dapat mengenang dan mengamalkan nilai-nilai luhur dari pahlawan nasional", kata Maiyalnita.
Selama ini menurut Maiyalnita, Kota Padang dikenal dengan wisata alamnya dan wisata kuliner, serta museum itu sebagai bentuk menarik wisatawan khususnya wisata sejarah.
Kota Padang juga sedang revitalisasi museum Gempa di Surau Gadang, Padang.
Kedepannya, imbuh Maiyalnita bakal ada museum di Kota Padang yang bersebelahan dengan museum gempa.
"Sebelumnya di Museum Adityawarman, sekarang kita punya bangun sendiri", tambah Maiyalnita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/museum-bgdac.jpg)