Museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan di Kota Padang Sepi Pengunjung
Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan terletak di kawasan Alang Laweh Koto, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat tampak sepi, Selasa (30/
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan terletak di kawasan Alang Laweh Koto, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat tampak sepi, Selasa (30/07/2019).
Saat ini rumah kelahiran Wali Kota Padang kedua sudah dijadikan museum dan telah diresmikan langsung oleh Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Kamis lalu (18/7/2019).
• Gelang Letcu Kerajinan Khas Bumi Sikerei Diminati Wisatawan Lokal Hingga Mancanegara
• Nikmatnya Nasi Kapau, Manjakan Lidah Wisatawan di Bukittinggi
• Pedagang Ungkap Kengerian Saat Gunung Tangkuban Perahu Meletus, Wisatawan Berlarian Cari Keluarga
Pemandu sekaligus penjaga museum Rumah Kelahiran Bagindo Aziz Chan, Orian Santo (28) mengatakan museum ini masih sepi pengunjung.
"Tidak menentu, kadang ada, kadang tidak ada yang datang. Dalam seminggu yang lalu hanya 4 orang saja yang datang", Kata Orian.
Rumah bercat biru, ditombok setinggi bahu orang dewasa itu tampak tidak dipedulikan masyarakat.
• Kondisi Terkini di Pintu Masuk Kawasan Wisata Setelah Gunung Tangkuban Perahu Meletus / Erupsi
• Jalur KA dari Stasiun Padang ke Stasiun Pulau Air Potensial Kembangkan Pariwisata
• Sumbar Berpeluang Tumbuh di Bidang Industri Wisata, Nasrul Abit Minta PLN Sediakan Pasokan Listrik
"Masyarakat dan anak-anak sekitar disini juga tidak pernah berkunjung", lanjut Orian.
Orian menuturkan anak-anak disekitar sini dilarang masuk.
"Karena anak-anak disini nakal-nakal, nanti jadi rusak dan membuat rumah menjadi kotor".
Orian juga mengatakan anak-anak sekolah pun tidak pernah datang.
• Batu Malin Kundang Bakal Diperbaki, Rp 15 M untuk Revitalisasi Objek Wisata Pantai Air Manis
• Rintihan Tukang Foto Keliling di Objek Wisata Batu Malin Kundang dan Pantai Air Manis Padang
• Tank Bekas Operasi Trikora di Pantai Padang Jadi Objek Wisata Baru, Bukan Sebatas Objek Swafoto
Menurut Orian sepinya pengunjung dikarenakan kurang peminat dan kurangnya promosi.
"Mungkin museum ini kurang peminat, kurang promosi juga. Anak zaman sekarangkan kurang peduli dengan hal seperti ini". Tambah Orian.
Senada, Yurnita (42), pedagang makanan di depan museum rumah kelahiran Bagindo Aziz Chan juga mengatakan sepi pengunjung yang datang.
Yurnita menyebutkan setelah diresmikan pernah beberapa orang dari Jakarta datang, berfoto dan membeli jualannya.
• Wisata Sumatera Barat, Lihat Keindahan Jam Gadang di Bukittinggi Pada Malam Hari
• Pantai Pasir Jambak, Alternatif Wisata di Kota Padang, Pengunjung Hanya Dipungut Biaya Seikhlasnya
• Wakil Gubernur Nasrul Abit Berharap Sawahlunto Bisa Dongkrak Wisatawan ke Sumbar
"Mereka membeli semua dagangan saya, laris waktu itu. Mereka berfoto-foto. Saya juga ikut difoto", tambah Yurnita.
Yurnita melanjutkan setelah pengunjung dari Jakarta tersebut, tidak ada lagi nampak pengunjung atau wisatawan lainnya yang datang ke Museum Bagindo Aziz Chan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/rumah-kelahiran-bagindo-aziz-chanjpg.jpg)