Bolehkah Anak-anak Minum Kopi? Simak Takaran Asupan Kafein yang Boleh Dikonsumsi Buah Hati
Bolehkah Anak-anak Minum Kopi? Simak Takaran Asupan Kafein yang Boleh Dikonsumsi Buah Hati
Bolehkah Anak-anak Minum Kopi? Simak Takaran Asupan Kafein yang Boleh Dikonsumsi Buah Hati
TRIBUNPADANG.COM - Kamu mungkin pernah mendengar mitos, bahwa minum kopi akan menghambat pertumbuhan anak.
Karena, minum kopi akan membuat anak-anak sulit tidur tepat waktu atau bahkan ada yang menyebutkan bahwa kafein tak sehat untuk anak-anak.
Sementara banyak orangtua yang tak membiarkan anak-anaknya mengonsumsi kopi, tapi masih memberi cokelat dan minuman bersoda untuk anak-anak mereka.
Sepertinya ada yang lupa bahwa makanan manis juga mengandung kafein.
• Digagas Asosiasi Pedagang, Masjid di Padang Ini Sediakan Kopi hingga Teh Gratis untuk Jamaah
Jadi sebenarnya, apakah anak–anak boleh minum kopi?
Jawabannya jauh lebih rumit dari sekedar ya atau tidak.
FDA (Food and Drug Administration) mengecualikan anak-anak dari penelitian tentang konsumsi kafein.
Namun menurut Mayo Clinic, orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi kopi lebih dari 400 miligram per hari.
Jadi, sepertinya aman untuk mengasumsikan bahwa anak-anak dan remaja boleh mengonsumsi kopi lebih sedikit dari itu.
• Kenalkan Kopi Litao, Kopi Berbahan Kulit Kakao Penemuan Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP)
Health Canada tampaknya mendukung teori tersebut, disebutkan para ilmuwan menentukan tingkat asupan kafein untuk anak-anak:
4-6 tahun: 45 mg/ hari
7-9 tahun: 62.5 mg/ hari
10-12 tahun: 85 mg/ hari
Ketika anak-anak melampaui batas-batas tersebut, bukan tak mungkin bagi mereka untuk merasakan efek samping yang sama dengan yang dirasakan orang dewasa ketika mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein.
Efek samping ini bisa termasuk perasaan cemas, mual, detak jantung yang cepat, gelisah, dan susah tidur.
Tapi tak hanya itu, ada masalah lain juga yang bisa terjadi.