Pilkada Sumbar 2020

Sebut Sandiaga Uno Mustahil Maju di Pilgub Sumbar, Andre Rosiade: Dari Gerindra Itu Nasrul Abit

Munculnya spanduk dukungan kepada Sandiaga Uno maju di Pilgub Sumbar ditanggapi oleh Wakil Sekretaris DPP Gerindra Andre Rosiade

Sebut Sandiaga Uno Mustahil Maju di Pilgub Sumbar, Andre Rosiade: Dari Gerindra Itu Nasrul Abit
Kolase TribunPadang.com
Sandiaga Uno dan Nasrul Abit 

TRIBUNPADANG.COM – Munculnya spanduk dukungan kepada Sandiaga Uno untuk maju di pemilihan gubernur Sumatera Barat, langsung ditanggapi oleh Wakil Sekretaris DPP Gerindra Andre Rosiade.

Menurut Andre Rosiade, mantan calon wakil presiden nomor urut 02 itu mustahil untuk maju di Pilgub Sumbar 2020.

Kendati ada dukungan yang dibuat melalui spanduk #2020SandiUnoSumbar1, namun hal itu diyakini hanya ungkapan simpati dari warga Sumbar terhadap Sandiaga Uno.

"Siapa yang membuat spanduk itu, saya tidak tahu. Namun saya tegaskan, bahwa Bang Sandi maju di Sumbar itu mustahil," kata Andre yang dihubungi Kompas.com, Jumat (5/7/2019).

Sandiaga Uno Disebut Berpeluang Menang di Pilgub Sumbar, Pengamat: Masalahnya, Mau atau Tidak?

Andre mengatakan, saat ini ada dua isu terkait Sandiaga Uno, yaitu menjadi Wagub DKI Jakarta dan maju di Pilgub Sumbar 2020.

Keduanya menurut Andre tidak benar.

Dikatakan Andre, Sandiaga Uno merupakan pemimpin masa depan Indonesia yang tidak haus kekuasaan.

Untuk itu, Andre menyebutkan mustahil Sandiaga akan maju di Pilgub Sumbar 2020.

Sementara, untuk nama yang disiapkan Gerindra untuk maju ke Pilgub Sumbar sudah ada yaitu Nasrul Abit yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumbar dan Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Spanduk bertulisan #2020SandiUnoSumbar1 terpajang di simpang empat lampu merah Telkom, tepatnya di depan Taman Digital Telkom, Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/7/2019).
Spanduk bertulisan #2020SandiUnoSumbar1 terpajang di simpang empat lampu merah Telkom, tepatnya di depan Taman Digital Telkom, Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/7/2019). (TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)

Spanduk Bertulisan #2020SandiUnoSumbar1 Muncul di Padang, Sandiaga Uno Maju Pilgub Sumbar?

"Untuk nama yang maju ke Pilgub Sumbar sudah ada yaitu Nasrul Abit.

Nama itu sudah mengerucut dan hampir 99 persen adalah Nasrul Abit," tegas Andre.

Dengan mengerucutnya nama Nasrul Abit, menurut Andre akan menghilangkan spekulasi Sandiaga Uno maju di Sumbar.

Begitu juga nama-nama lain yang disebut-sebut seperti dirinya sendiri.

"Dari Gerindra itu Nasrul Abit. Kalau saya cukup di DPR RI saja. Tidak usah lagi disebut-sebut maju di Pilgub Sumbar 2020," tegas Andre.

Diberitakan sebelumnya, nama Sandiaga Uno disebut-sebut bakal maju sebagai kandidat calon gubernur Sumbar pada Pilkada 2020 mendatang.

Sandiaga Uno Sambangi Kediaman Prabowo Jelang Putusan Sidang Sengketa Pilpres

Hal itu setelah munculnya spanduk yang bertulisan #2020SandiUnoSumbar1 di Kota Padang.

Spanduk itu terpajang di kawasan simpang empat lampu merah Telkom, tepatnya di depan Taman Digital Telkom Padang, Sumbar.

Spanduk berwarna putih dengan tulisan merah itu, berukuran sekitar 5x1 meter.

Kemunculan spanduk itu disebut-sebut sebagai dorongan agar calon wakil presiden nomor urut 02 itu mau maju sebagai calon gubernur Sumbar.

Munculnya spanduk tersebut ditanggapi oleh Pengamat Politik Unand Andri Rusta.

Daftar Tunggu Haji Sumatera Barat Capai 19 Tahun, Jemaah Terdaftar Sudah 87.694 Orang

"Iya, lagi hits ya. Itu merupakan harapan masyarakat. Saya anggap itu wajar," kata Andri Rusta, Jumat (5/7/2019).

Menurut Andri Rusta, Sandiaga Uno memiliki peluang menang jika maju di Pilgub Sumbar.

Namun, secara kalkulasi politik dan logika, kata dia, sepertinya tidak mungkin Sandiaga Uno mau maju Pilgub di Sumbar.

"Downgrade (turun level) namanya kalau Sandi maju di Sumbar walaupun berpeluang untuk menang.

Tetapi semua keputusan dikembalikan kepada Sandi. Masalahnya, mau atau tidak? Di situ titik krusialnya," ungkap Andri Rusta.

VIDEO: SIARAN LANGSUNG DStar Indosiar Grup 4 Top 30 Round 2 Malam Ini, Ada Aty, Habib dan Nabila

Sekali lagi ia mengatakan, munculnya spanduk itu wajar karena itu berarti ada harapan masyarakat terhadap Sandiaga Uno.

Menurutnya, masyarakat memberi harapan karena sosok Sandi yang fenomenal dan mungkin dianggap bisa memimpin Sumbar.

Dikatakannya lagi, di Sumbar malah ada wacana meminta Prabowo jadi calon gubernur.

"Itu kan turun level. Makanya secara logika mestinya tidak mungkin terjadi.

Berharap Prabowo maupun Sandi menjadi calon gubernur sama seperti berharap Tifatul Sembiring maju jadi calon gubernur," jelas Andri Rusta.

BREAKING NEWS: Gempa 5,0 SR Mengguncang Mukomuko Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami

Kendati demikian, ia menilai figur Sandi dan Prabowo diperkirakan mampu mendapatkan jumlah suara dalam jumlah banyak dikarenakan kepopulerannya.

"Malah mungkin Sandi dan Prabowo bisa jadi vote getter kelak untuk pasangan calon jika mereka didatangkan saat kampanye," tutup Andri Rusta.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sumbar Desrio Putra mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk itu.

Desrio menduga spanduk itu sengaja dibuat warga karena rasa simpatiknya terhadap Sandiaga Uno, di mana Prabowo-Sandi menang telak di Sumbar.

"Ini menandakan masyarakat Sumbar masih menginginkan Bang Sandi menjadi pemimpin.

Bisa jadi mereka berpikir kalau di pusat tidak membutuhkan Bang Sandi, biarlah orang Sumbar dipimpin Bang Sandi," kata Desrio seperti dilansir dari Kompas.com.

Sandiaga Uno Disebut Berpeluang Menang di Pilgub Sumbar, Pengamat: Masalahnya, Mau atau Tidak?

Desrio menyebutkan kendati ada aspirasi supaya Sandi maju di Sumbar, namun dirinya memprediksi Sandi tidak akan mau maju di Pilgub Sumbar 2020.

"Bang Sandi itu pemimpin masa depan. Dia tidak haus kekuasaan dan saya prediksi beliau tidak akan mau maju di Pilgub Sumbar," kata Desrio.

Untuk Pilgub Sumbar 2020, menurut Desrio, Gerindra Sumbar sudah menyiapkan nama Nasrul Abit yang saat ini merupakan wakil gubernur Sumbar sekaligus Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Diketahui, pada pemilihan presiden lalu, Sandiaga Uno mendampingi Prabowo sebagai calon presiden dan wakil presiden, menang telak di Sumbar.

Pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 85,9 persen dengan 2.488.733 suara.

Sementara itu, pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin mendapatkan 14,1 persen atau 407.761 suara.(*)

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved