Sumbar
141 Ribu Pengangguran di Sumbar, Mayoritas Tamatan Perguruan Tinggi, Kadisnaker: Ini Masalah Bersama
141 Ribu Pengangguran di Sumbar, Mayoritas Tamatan Perguruan Tinggi, Kadisnaker: Ini Masalah Bersama
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
141 Ribu Pengangguran di Sumbar, Mayoritas Tamatan Perguruan Tinggi, Kadisnaker: Ini Masalah Bersama
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans) Sumbar Nasrizal menyebut, angka pengangguran di Sumatera Barat ( Sumbar) masih di atas rata-rata nasional sebesar 5,14 persen.
Nasrizal mengatakan, saat ini tingkat pengangguran terbuka di Sumbar tercatat sebesar 5,29 persen per 6 Mei 2019.
"Kondisi Februari 2019 ada 141 ribu orang penggangguran terbuka di Sumbar," ujarnya, Kamis (20/6/2019).
• Jadwal PPDB Tahun Ajaran 2019/2020 di Sumatera Barat, Website Pendaftaran Melalui ppdbsumbar.id
Dijelaskannya, pengangguran ini terdiri atas orang yang sedang mencari pekerjaan dan sudah mendaftar tetapi belum bekerja.
"Kemudian, orang yang sudah bekerja, namun dia resign dan sedang menunggu pekerjaan baru, serta angkatan kerja yang sama sekali tidak mempunyai pekerjaan," sambung Nasrizal.
Dikatakannya lagi, angka pengangguran mayoritas disumbangkan tamatan perguruan tinggi.
Nasrizal menilai, orang yang seharusnya bekerja dan sehat secara jasmani tapi menganggur, dianggap sebagai orang yang tidak bertanggung jawab.
• Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar Klarifikasi Soal Keterlambatan PPDB Online 2019
"Seharusnya malu karena tidak bekerja. Maka kami akan terus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Rektor Perguruan Tinggi untuk memperkuat softskill para angkatan kerja.
Misalnya, dia mau lulus satu tahun terakhir, maka harus ada penegasan ketika tamat nanti mau ke mana dan jadi apa," papar Nasrizal.
Di samping penguatan softskill, angkatan kerja juga harus ditopang dengan ketersediaan informasi lowongan kerja.
"Di Sumbar, ada sekitar 8.300 perusahaan yang seharusnya bisa menampung angkatan kerja. Di antaranya perusahaan besar seperti Semen Padang, industri perkebunan, dan lainnya.
• Kereta Api di Sumbar 14 Kali Dilempar Orang Selama 2019, Pelaku Bisa Terancam 15 Tahun Penjara
Jika mampu menyerap dua hingga tiga orang angkatan kerja, maka angka pengangguran Sumbar bisa berkurang," kata Nasrizal.
Selain itu, Disnakertrans juga memiliki bursa kerja aplikasi yang dihubungkan dengan SMK dan Dinas Tenaga Kerja yang ada di kabupaten/kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ilustrasi-pengangguran.jpg)