Saksi Mata Rampok Aksi Kempesi Ban Sebut Pelaku Berbadan Tegap

Saksi mata bernama Pon Krisantoso (52) sempat menyaksikan kawanan pelaku aksi rampok uang Rp 117 juta bermodus kempes ba

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Risman Jondedwi saat menunjukkan pintu yang dibuka oleh pelaku yang mengambil uang di dalam mobil, Senin (20/5/2019). 

Saksi Mata Lihat Pelaku Kejadian Rampok Dengan Modus Ban Bocor

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Saksi mata bernama Pon Krisantoso (52) sempat menyaksikan kawanan pelaku aksi rampok uang Rp 117 juta bermodus kempes ban mobil yang membawa kabur uang nasabah dari bank.

Sebelumnya dilansir, kawanan pelaku rampok berhasil bawa kabur uang Rp 117.004.726 rupiah yang disimpan di bawah jok mobil sopir di Jalan S Parman, Kota Padang, Senin (20/5/2019) siang.

"Kejadiannya waktu itu, jadi saya melihat ada dua orang yang tidak dikenal, badannya besar tegap, menggunakan helm keduanya," kata Pon kepada wartawan.

Menurutnya, selain tidak sendirian dirinya yang sempat menyaksikan ciri-ciri pelakunya berbadan tegap.

Pon menjelaskan bahwa dua orang itu sempat berdiri tidak jauh di dari warungnya. 

"Saya tidak dapat memastikannya apa motornya, karena saya tidak begitu memperhatikannya. Motor itu warna putih jenis metik," kata Pon.

Lagi pula, dia tidak begitu memperhatikan gerak gerik yang mencurigakan dari kedua orang tersebut.

"Lalu salah seorang pelaku membuka pintu belakang mobil, dan ia terlihat mengambil uang yang dibungkus dengan plastik. Tapi saat pelaku pergi ia tidak lagi menggunakan motor metik tadi melainkan naik sepeda motor bebek warna hitam paduan merah yang sudah menunggunya," kata Pon.

Selanjutnya, kata Pon kawanan pelaku itu pun langsung  kabur setelah mendapatkan uangnya.

"Sebelumnya, korban menanyakan tempel ban ada dimana kepada saya. Jadi, mereka ada bertiga orang, dua perempuan dan satu laki-laki di dalam mobil. Saat bapak itu turun hendak menukar ban bocor, dua orang perempuan di dalam mobil ikut turun pula melihat proses penukaran ban mobil," ujarnya.

Rosalini (44), Bendahara BNP mengatakan bahwa kejadian itu telah dilaporkan kepada pihak berwajib.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan melalui Kanit VI Sat Reskrim Polresta Padang, Ipda Denny Juniansyah mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih dalam lidik.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar tetap hati-hati jika saat membawa uang banyak, karena kejahatan itu ada dimana-dimana," kata Ipda Denny kepada TribunPadang.com, Selasa (21/5/2019).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved