Breaking News:

Ketua KPU Kota Pariaman Abrar Aziz Diberhentikan dari Jabatannya oleh DKPP RI

Ketua KPU Kota Pariaman Sumatera Barat, Abrar Aziz, diberhentikan dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Kantor KPU Sumbar di Jalan Pramuka, Kota Padang. 

TRIBUNPADANG.COM - Ketua KPU Kota Pariaman Sumatera Barat, Abrar Aziz,  diberhentikan dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Abrar yang terdaftar sebagai Teradu dalam perkara nomor 49-PKE-DKPP/III/2019, terbukti melanggar prinsip mandiri dan proporsional, karena bertemu dengan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak di Rumah Makan Sambalado, Kota Pariaman, Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

KPU Sumbar Ingatkan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Sesuai Aturan

TRIBUNWIKI: Profil Anggota KPU Sumbar Masa Bakti 2018-2023

KPU Sumbar Sosialisasikan Pemilu 2019 Lewat Fun Run, Gratis Tanpa Dipungut Biaya

Karena pertemuan itu, Abrar dinilai telah melanggar Pasal 8 huruf b, d dan l juncto Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum.

"Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu Abrar Azis selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pariaman, terhitung sejak dibacakannya putusan ini," kata Ketua Majelis Harjono membacakan amar putusan, di Ruang Sidang DKPP, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Harjono yang menjadi Ketua majelis, didampingi Muhammad, Teguh Prasetyo, Alfitra Salamm, Ida Budhiati dan Fritz Edward Siregar sebagai anggota.

KPU Sumbar Sosialisasikan Pemilu pada Pemilih Disabilitas, Sediakan Alat Bantu Bagi Tunanetra di TPS

Tanggapi Pernyataan Amien Rais, KPU: Pengerahan Massa Tak Akan Ubah Hasil Pemilu

Dalam pertimbangan putusan, Ida Budhiati menjelaskan, Abrar mengakui terjadi pertemuan dan makan malam dengan Dahnil.

Namun, Abrar berdalih tak ada sangkut pautnya dengan urusan politik, melainkan murni bersilaturahmi.

Sebab diketahui Dahnil punya hubungan pertemanan dengan Abrar ketika mereka duduk bersama di kepengurusan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Tahun 2010.

Tapi fakta terungkap, Teradu berinisiatif fasilitasi pertemuan tersebut.

"Terungkap fakta dalam sidang pemeriksaan Teradu berinisiatif memfasilitasi pertemuan dan makan malam bersama Dahnil Anzar Simanjuntak," ungkap Ida.

KPU Sarankan TKN Jokowi-Ma’ruf Amin Tak Undang Lagi Penonton yang Ditegur Prabowo karena Tertawa

6 Caleg di Sumbar Meninggal Dunia Sebelum Pencoblosan, KPU Coret Namanya dari DCT

Meski saat itu Abrar tak ajak anggota KPU Kota Pariaman lainnya, namun peristiwa itu punya potensi timbulkan syak wasangka dan dapat menurunkan kredibilitas KPU Kota Pariaman.

Seharusnya, Teradu wajib menolak segala sesuatu yang dapat menimbulkan pengaruh buruk terhadap kredibilitas dan runtuhnya kepercayaan publik terhadap lembaga Penyelenggara Pemilu.

"Sikap dan tindakan spontanitas Teradu memfasilitasi pertemuan dan makan malam dengan Dahnil Anzar Simanjutak tidak dapat dibenarkan menurut etika dan pedoman perilaku Penyelenggara Pemilu," ujar Ida

"Teradu selaku Ketua KPU Kota Pariaman seharusnya menghindari pertemuan yang dapat menimbulkan kesan publik adanya pemihakan kepada peserta Pemilu tertentu," imbuh dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fasilitasi Pertemuan dengan Dahnil Anzar, DKPP Pecat Ketua KPU Kota Pariaman, 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved