Gempa Sumbar

Prajurit Yonif 131/Braja Sakti Bantu Masyarakat Terdampak Gempa di Solok Selatan

Korem 032/Wirabraja langsung bergerak dengan cepat menangani dampak peristiwa bencana gempa bumi yang terjadi

Prajurit Yonif 131/Braja Sakti Bantu Masyarakat Terdampak Gempa di Solok Selatan
ISTIMEWA/DOK.PENREM 032/WIRABRAJA
SEJUMLAH prajurit TNI dan petugas kepolisian serta pihak pemda setempat melakukan proses evakuasi serta mendirikan tenda darurat untuk warga yang, terdampak hampa bumi, Jumat (01/3/2019). 

TRIBUNPADANG.COM, MUARALABUH - Korem 032/Wirabraja langsung bergerak dengan cepat menangani dampak peristiwa bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumatera Barat) khususnya Kabupaten Solok Selatan pada Kamis (28/2/2019) pukul 01.55 WIB.

Rilis Penerangan Korem (Perempuan) yang diterima TribunPadang.com, Jumat (01/3/2019), Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP langsung memerintahkan Komandan Kodim (Dandim) 0309/Solok Letkol Arh Priyo Iswahyudi dan Satuan Yonif 131/Braja Sakti  yang tergabung dalam Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) guna proses evakuasi terhadap warga masyarakat yang terkena dampak bencana.

"Dampak dari gempa bumi ini menyebabkan beberapa rumah rusak di tiga kecamatan. Kecamatan Sangir Batanghari, 8 rumah rusak ringan dengan korban luka ringan 2 orang. Kini sudah dirawat di Puskesmas Abai. Kecamatan Sangir Jujuan, 2 unit rumah rusak, Kecamatan Sangir Balaijanggo, yakni di Nagari Sungai Kunyit Jr.koto, ada sembilan unit rumah rusak berat, dan 19 unit rusak ringan, serta di Nagari Talunan Maju, sebanyak 30 unit rumah rusak ringan," ujar danrem.

Pasca Gempa Anggota Koramil 12/Sangir Adakan Patroli Malam

Pascagempa, BPBD Sumbar Kirim 30 Tenda ke Solok Selatan untuk Ratusan Pengungsi

Pihaknya menyebutkan jumlah korban antara lain, mengalami luka ringan, sebanyak 22 orang dirawat di Puskesmas Mercu, dan 23 orang dirawat di Puskesmas Talunan.

Kodim 0309/Solok bersama dengan Satgas PRCPB Yonif 131/Brs, Koramil 12/Sangir, bersama Pemda dan BPBD telah melaksanakan berbagai kegiatan di lokasi bencana tersebut.

Di antaranya mengevakuasi korban baik ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, mendirikan tenda darurat, mendirikan posko kesehatan dan dapur umum.

Masyarakat yang terkena dampak bencana telah ditempatkan di tenda tenda pengungsian.

Hingga Jumat (01/3/2019) hari kedua pasca gempa prajurit TNI Polri, BPBD dan semua unsur terkait masih melanjutkan berbagai kegiatan dalam membantu masyarakat setempat.

(TRIBUNPADANG.COM/EMIL MAHMUDSYAH)

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved