Terpidana Teroris Abu Bakar Ba'asyir Akan Golput pada Pemilu 2019, Ini Alasannya

Terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir tidak akan menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilu 2019 yang berlangsung 17 April mendatang.

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba'asyir Akan Golput pada Pemilu 2019, Ini Alasannya
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Baasyir keluar dari ruang pemeriksaan Rumah Sakit Mata Aini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012). 

TRIBUNPADANG.COM - Kepala Divisi Lapas Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris mengatakan, bahwa terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir tidak akan menggunakan hak pilihnya atau golput pada Pemilu 2019 yang berlangsung 17 April mendatang.

"Yang bersangkutan tidak akan menggunakan hak pilihnya," ujar Abdul kepada wartawan di Lapas Sukamiskin, Senin (15/9/2019).

Abdul mengatakan bahwa menggunakan atau tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2029 ini merupakan hak mereka.

Meski begitu, pihaknya tetap memfasilitasi hak suara warga binaan lainnya.

Hotel Ibis Bangunan Tertinggi di Padang yang Ramah Gempa, Sajikan Pemandangan Pegunungan dan Pantai

KPU Sumbar Ajak Masyarakat Sadar Memilih Lewat Film Suara April

Bahkan, kata Abdul, akan ada surat pernyataan dari Ba'asyir sendiri terkait hak pilihnya tersebut.

"Katanya mau ada surat pernyataan dari yang bersangkutan. Mungkin calon yang akan dipilihnya tidak ada," ujarnya.

Dikatakan, dari total 178 napi teroris di Rutan Gunung Sindur, 112 napi di antaranya mendapatkan daftar pemilih tetap (DPT). "Kami memfasilitasi agar dapat DPT, mau memilih atau enggak itu terserah," katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Abu Bakar Ba'asyir Akan Golput di Pilpres 2019"

Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved