Wagub Sumbar Kecelakaan

Hasil Olah TKP kecelakaan Wagub Sumbar di Solok, Mobil Hilang Kendali Tabrak Truk Parkir

Satlantas Polres Solok menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan yang dialami Wakil Gubernur Sumatera Barat,

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Polres Solok
WAGUB SUMBAR KECELAKAAN - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menunjukkan kondisi kakinya usai mengalami kecelakaan di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Satlantas Polres Solok menyebut mobil yang ditumpangi wagub sempat hilang kendali sebelum menabrak pembatas jalan dan truk yang terparkir. 
Ringkasan Berita:
  • Hasil TKP ungkap mobil Wagub Sumbar hilang kendali di jalan Solok–Padang.
  • Kendaraan disebut menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya ke sisi kiri jalan.
  • Mobil kemudian menghantam truk parkir di halaman rumah warga Nagari Surian.
  • Vasco Ruseimy memastikan dirinya dan rombongan selamat usai kecelakaan.
  • Polisi masih memaparkan detail lokasi dan kronologi kejadian di TKP.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satlantas Polres Solok menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kecelakaan yang dialami Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok.

Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan kecelakaan yang dialami orang nomor dua di Sumbar tersebut terjadi saat mobil yang ditumpangi Vasco Ruseimy hilang kendali setibanya di lokasi kejadian.

“Saat mobil dari Solok Selatan menuju Padang, sesampainya di TKP mobil tersebut mengalami hilang kendali atau hilang kontrol hingga menabrak dinding pembatas jalan,” ungkap Iptu Rido kepada TribunPadang.com, Rabu (20/5/2026).

Usai menabrak pembatas jalan, mobil tersebut kemudian melebar ke arah kiri jalan.

“Mobil itu melebar ke kiri dan menabrak truk yang terparkir di halaman rumah warga,” ujarnya.

Baca juga: Diduga Diterkam Buaya, Warga Pasaman Barat Hilang Saat Cari Lokan di Sungai Batang Paparian

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menunjukkan kondisi kakinya usai mengalami kecelakaan di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Vasco mengaku saat kejadian dirinya dalam kondisi sadar dan duduk di kursi depan mobil.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menunjukkan kondisi kakinya usai mengalami kecelakaan di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Vasco mengaku saat kejadian dirinya dalam kondisi sadar dan duduk di kursi depan mobil. (TribunPadang.com/Polres Solok)

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, memastikan kondisinya dalam keadaan sehat usai mengalami kecelakaan saat perjalanan dari Kabupaten Solok Selatan menuju Kota Padang.

Hal itu disampaikan Vasco saat diwawancarai di rumah dinasnya, Senin (18/5/2026) malam.

“Kondisi aman, sehat. Kita sekarang langsung bertugas lagi. Kita mau berangkat ke Jakarta bertemu dengan Pak Menteri Bappenas untuk persiapan perencanaan pembangunan Sumbar ke depan,” kata Vasco kepada TribunPadang.com.

Vasco mengatakan kecelakaan tersebut merupakan musibah yang terjadi saat dirinya menjalankan tugas pemerintahan di daerah.

“Namanya kecelakaan itu musibah. Risiko pasti ada di perjalanan. Kemarin sambil perjalanan itu Allah masih menyelamatkan kita. Masih sayang sama kita,” ujarnya.

Baca juga: BMKG Warning Cuaca Mentawai Hari Ini 20 Mei 2026: Siang Sore Hujan Lebat Guyur Kepulauan Mentawai

WAGUB SUMBAR KECELAKAAN - Kecelakaan yang dialami Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy, viral di media sosial setelah video kondisi mobil yang ditumpanginya beredar di Instagram Senin (18/5/2026). Diduga, pengemudi mobil tidak dapat mengantisipasi kondisi jalan yang menikung tajam, sehingga kendaraan melaju lurus dan keluar dari badan jalan.
WAGUB SUMBAR KECELAKAAN - Kecelakaan yang dialami Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy, viral di media sosial setelah video kondisi mobil yang ditumpanginya beredar di Instagram Senin (18/5/2026). Diduga, pengemudi mobil tidak dapat mengantisipasi kondisi jalan yang menikung tajam, sehingga kendaraan melaju lurus dan keluar dari badan jalan. (TribunPadang.com/IG Vasco)

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi dirinya baru selesai melakukan agenda bersama Dinas Perhubungan di Kabupaten Solok Selatan hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

“Habis kegiatan Dinas Perhubungan di Solok Selatan sampai jam 1 malam. Dari situ kami pulang menuju Padang. Di pertengahan jalan kebetulan mengalami kejadian kecelakaan itu,” jelasnya.

Vasco mengaku saat kejadian dirinya dalam kondisi sadar dan duduk di kursi depan mobil.

“Saya sadar kok. Saya duduk di depan dan benturannya kencang sekali. Untung masih ada airbag mobil, jadi bisa terlindungi,” katanya.

Meski mengalami luka dan cedera ringan, Vasco memastikan kondisinya masih aman usai menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Pasaman Barat Setelah 1 Tahun Lebih Buron

“Ya biasa lah, ada terkilir, ada memar, luka-luka. Tapi aman lah, insya Allah aman. Saya minta doa masyarakat, jangan khawatir. Kita masih banyak PR dan tugas ke depan, enggak boleh ada waktu buat istirahat,” ujarnya.

Vasco juga mengakui dirinya tidak melaporkan kecelakaan tersebut ke pihak kepolisian.

“Ya salah saya sendiri,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku banyak mendapat bantuan dari masyarakat sekitar saat kecelakaan terjadi.

“Semua bantu. Dari detik-detik kecelakaan itu masyarakat langsung turun tangan, membawa kami ke rumah warga, dikasih minum dan obat-obatan. Intinya kami selamat,” katanya.

Dalam kecelakaan itu, Vasco memastikan tidak ada korban lain. Bahkan menurutnya, dirinya menjadi penumpang yang mengalami luka paling parah dibanding penumpang lain di dalam mobil.

“Di dalam mobil kami berempat. Sopir di kanan, saya di depan, kemudian sespri duduk di belakang. Yang paling parah luka mungkin saya,” ujarnya.

Baca juga: Solok Selatan Satu Data Diperkuat, 254 Wali Jorong Diminta Perbarui Data Real Time

Ia mengatakan sengaja memilih duduk di kursi depan agar bisa melihat langsung kondisi daerah yang dikunjungi.

“Alasan saya duduk di depan supaya bisa melihat kondisi lapangan yang dikunjungi. Kalau duduk di belakang, kita tidak bisa melihat kondisi jalan dan masyarakat secara langsung,” katanya.

Usai kecelakaan tersebut, Vasco juga menyoroti kondisi jalan di lokasi kejadian yang dinilai membutuhkan perhatian, terutama penerangan jalan.

“Kita memang perlu penerangan lampu di beberapa area jalan. Salah satu titiknya juga di lokasi kecelakaan itu. Dinas Perhubungan langsung mengeksekusi untuk perbaikan karena jalannya memang terlalu menikung antara jalan lama dan jalan baru,” jelasnya.

Meski mengalami kecelakaan, Vasco menegaskan dirinya tidak trauma untuk terus berkeliling Sumatera Barat menemui masyarakat.

“Kalau secara pribadi sedikit trauma pasti ada, tapi enggak boleh. Obat trauma itu saat turun ke lapangan dan bertemu masyarakat. Melihat senyum masyarakat itu membuat rasa sakit hilang,” katanya.

Baca juga: 3 BERITA POPULER SUMBAR: Gubernur Minta Tambang Emas Ditutup, Perahu Terbalik dan Penemuan Mayat

Ia juga memastikan tetap menjalankan agenda kerja, termasuk bertolak ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan bersama Menteri Bappenas.

“Enggak boleh sakit. Kita harus sehat terus. Intinya masyarakat tenang, kita masih sehat dan masih bisa terus bekerja,” ujarnya.

Sebelumnya, kecelakaan yang dialami Vasco Ruseimy terjadi saat perjalanan dari Solok Selatan menuju Padang pada Minggu (17/5/2026) dini hari di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved