Siswa Berpestasi

Shasmecka Nafisa Harjo Diterima di 2 Universitas AS, SMAN 1 Solok Bangga

Shasmecka Nafisa Harjo, siswi kelas XII.F3.1 SMAN 1 Solok, Sumatera Barat, dinyatakan diterima di dua perguruan tinggi di Amerika Serikat

Tayang:
TribunPadang.com/Shasmecka Nafisa Harjo
SISWI BEPRESTASI - Shasmecka Nafisa Harjo, siswi kelas XII.F3.1 SMAN 1 Solok, Sumatera Barat, yang diterima di dua perguruan tinggi di Amerika Serikat. Pihak sekolah menyebut capaian tersebut menjadi bukti siswa daerah mampu bersaing di tingkat global sekaligus diharapkan menginspirasi pelajar lain untuk berani menempuh pendidikan internasional. 

Proses pendaftaran ke luar negeri bukanlah perjalanan yang mulus tanpa hambatan. Shasmecka mengungkapkan, tantangan terberat justru terletak pada birokrasi dokumen yang cukup rumit.

Baca juga: Shasmecka Nafisa Harjo Siswi SMAN 1 Solok Tembus Kampus Amerika Serikat, Kembali ke Rumah Kedua

"Semua hal termasuk rapor harus di translatekan dan kadang sekolah tidak menyediakan pelayanan tersebut. Jadi saya sendiri terpaksa mencari orang yang bisa membantu mentranslate transcrip saya secara resmi," ungkapnya.

Selain itu, ia harus berhadapan dengan kendala administratif terkait surat rekomendasi. Setiap siswa wajib menyertakan surat rekomendasi dari guru bimbingan konseling (BK) dan guru mata pelajaran dalam bahasa Inggris.

Demi kelancaran proses tersebut, Shasmecka harus menjalin komunikasi intensif dengan para gurunya. 

Ia mengaku sangat berutang budi kepada Ibu Yatri dan Ibu Febrinar Iswanti atas dukungan dan waktu yang diberikan dalam membantu menyiapkan surat rekomendasi tersebut.

Prestasi ini diraih Shasmecka secara mandiri dengan dukungan penuh dari ayahnya yang saat ini telah menetap di Amerika Serikat

Ia membuktikan bahwa meski berasal dari daerah, akses informasi dan tekad yang kuat mampu menembus standar pendidikan global.

Dalam perencanaan akademisnya, Shasmecka memilih strategi yang cukup taktis. Ia akan menempuh pendidikan di Central Piedmont Community College terlebih dahulu untuk mengumpulkan kredit semester.

"Saya akan mengambil kredit satu semester di sana yang nantinya bisa ditransfer ke UNCC. Untuk semester awal ini, saya akan menjalaninya secara daring," jelasnya.

Menariknya, Shasmecka baru saja menyelesaikan orientasi daring sepekan lalu. Ia dijadwalkan akan memulai perkuliahan di community college mulai Agustus mendatang, sebelum akhirnya bertolak ke Amerika Serikat pada Oktober 2026.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sejawatnya di SMAN 1 Solok. Shasmecka pun tak segan membagikan kunci keberhasilannya dalam menembus kampus luar negeri.

Menurutnya, siswa harus mulai melakukan riset mandiri sejak dini mengenai prosedur perubahan transkrip nilai ke bahasa Inggris. Selain itu, persiapan tes kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS, atau Duolingo English Test wajib dilakukan jauh-jauh hari melalui banyak latihan.

Ia juga menekankan pentingnya memahami jenis visa yang diperlukan, yakni visa kategori F-1, M-1, atau J-1 sebagai syarat mutlak bagi pelajar internasional di Amerika Serikat.

"Jalur community college adalah alternatif yang sangat disarankan karena bisa menjadi jembatan menuju universitas besar melalui sistem transfer kredit," pungkasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved