Benda Diduga Meteor Melintas di Langit Sumbar, BRIN: Sampah Antariksa Sisa Roket Tiongkok CZ-3B

Berdasarkan data Space-Track dan analisis orbit, sisa roket tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di sebelah barat Sumatera.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Tangkapan Layar/IG @pdg24jam
OBJEK BERCAHAYA VIRAL – Tangkapan layar video memperlihatkan objek bercahaya melintas di langit yang viral di media sosial, Sabtu (4/4/2026) malam. Fenomena yang sempat diduga meteor tersebut diketahui merupakan sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi. 

Ringkasan Berita:
  • Warga di Sumbar dihebohkan dengan penampakan objek bercahaya melintas di langit pada malam hari.
  • Fenomena ini dilaporkan terlihat di berbagai daerah, mulai dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, hingga Pasaman.
  • BRIN melalui keterangan resminya menjelaskan bahwa objek tersebut bukanlah meteor.
  • Namun, melainkan sampah antariksa berupa sisa roket Tiongkok CZ-3B yang memasuki atmosfer Bumi.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Warga di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dikejutkan dengan kemunculan objek bercahaya yang melintas di langit pada Sabtu (4/4/2026) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, objek tersebut tampak seperti meteor dengan ekor berapi, melesat di tengah langit malam yang gelap.

Bahkan, terlihat pula beberapa serpihan kecil yang mengikuti satu objek utama berukuran lebih besar.

Fenomena ini dilaporkan terlihat di berbagai daerah, mulai dari Kota Padang, Padang Pariaman, Agam, hingga Pasaman.

Baca juga: Cekcok Berujung Maut, Pria di Padang Tewas dengan Luka Tusuk di Leher

Tidak hanya di Sumbar, kemunculan objek serupa juga dilaporkan terlihat di sejumlah wilayah lain di Indonesia, seperti Sumatera Selatan, Lampung, hingga Banten.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, melalui keterangan resminya menjelaskan bahwa objek tersebut bukanlah meteor, melainkan sampah antariksa berupa sisa roket Tiongkok CZ-3B yang memasuki atmosfer Bumi.

“Objek terang yang terlihat di langit itu adalah pecahan sampah antariksa. Ketika memasuki atmosfer yang semakin padat, benda tersebut terbakar dan pecah, sehingga terlihat seperti serpihan cahaya,” jelas Thomas, Minggu (5/4/2026).

Ia mengatakan, objek tersebut tampak mencolok karena memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi dan mengalami gesekan kuat dengan udara, sehingga menimbulkan panas dan cahaya terang yang terlihat dari permukaan Bumi.

Baca juga: Pulang Basamo di Teluk Bayur Hidupkan Wisata dan UMKM, Perantau Diajak Jelajahi Padang

Berdasarkan data Space-Track dan analisis orbit, sisa roket tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di sebelah barat Sumatera.

Sekitar pukul 19.56 WIB, ketinggiannya turun hingga di bawah 120 kilometer dan mulai memasuki lapisan atmosfer yang lebih padat.

Pada fase tersebut, hambatan udara meningkat drastis sehingga objek kehilangan kecepatan dan ketinggian dengan cepat.

Gesekan intens memicu panas tinggi hingga benda terbakar dan terfragmentasi menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya jatuh ke permukaan Bumi.

Baca juga: Imran Nahumarury Ajak Suporter Beri Dukungan Positif untuk Semen Padang FC

“Kemungkinan besar pecahannya jatuh tersebar di wilayah hutan atau laut,” ujarnya.

Thomas menambahkan, fenomena jatuhnya sampah antariksa bukan hal langka secara global, namun kejadian yang dapat disaksikan langsung di wilayah Indonesia tergolong jarang.

Peristiwa serupa terakhir kali terjadi pada 2022, ketika objek sejenis terlihat di Lampung dan jatuh di wilayah Sanggau, Kalimantan Barat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved