Idul Fitri 2026
Jadi Spot Favorit Berburu Sunset, Objek Wisata Muaro Mati Agam Diserbu Pengunjung
"Saya dari Pekanbaru, kebetulan ada keluarga di Tiku jadi dibawa ke Muaro Mati. Ternyata tempat wisatanya bagus, beda dari yang lain," ucap Abdi.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Objek wisata Muaro Mati ramai dikunjungi masyarakat pada libur Lebaran 2026.
- Terdapat hamparan rumput hijau, pohon pinus, dan pohon kelapa.
- Lokasi ini banyak disukai masyarakat untuk menikmati libur Lebaran sambil menikmati indahnya matahari terbenam.
- Kawasan Muaro Mati dikenal masyarakat luas setelah pemuda setempat membersihkannya dan menatanya.
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Objek wisata Muaro Mati di Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam, menjadi primadona bagi pemburu matahari terbenam (sunset) pada momen libur hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3/2026).
Perpaduan unik antara fenomena muara yang tenang menyerupai danau dengan latar rimbunnya pohon pinus menarik minat ribuan wisatawan untuk menghabiskan waktu senja di jalur lintas Padang–Lubuk Basung tersebut.
Pesona Muaro Mati Tiku
Muaro Mati menyuguhkan keunikan berupa aliran muara yang terperangkap sehingga membentuk bentang perairan tenang menyerupai danau.
Baca juga: Mengintip Indahnya Muaro Mati Agam, Pengunjung Disuguhkan Hamparan Rumput Hijau dan Pohon Kelapa
Keindahan lokasi ini semakin lengkap dengan rimbunnya pohon pinus dan deretan pohon kelapa yang memberikan suasana teduh.
Pantauan TribunPadang.com pada pukul 16.16 WIB, kendaraan roda dua hingga empat tampak memenuhi sisi kiri dan kanan jembatan.
Hamparan rumput hijau yang luas di sekitar muara menjadi titik favorit wisatawan untuk menggelar tikar dan piknik bersama keluarga maupun teman sejawat.
Magnet Wisatawan Luar Provinsi
Daya tarik Muaro Mati ternyata tidak hanya memikat warga lokal, tetapi juga wisatawan dari luar Sumatera Barat.
Abdi, salah seorang pengunjung asal Pekanbaru, mengaku terkesan dengan kesejukan dan keasrian udara di Nagari Tiku Selatan ini.
Baca juga: Libur Lebaran Hari Kedua, Wisatawan Mulai Padati Objek Wisata Pantai Air Manis Padang
"Saya dari Pekanbaru, kebetulan ada keluarga di Tiku jadi dibawa ke Muaro Mati. Ternyata tempat wisatanya bagus, beda dari yang lain," ucap Abdi.
Ia sengaja datang sore hari untuk mengabadikan momen pertemuan muara dengan pantai, terutama saat matahari mulai terbenam atau sunset.
Lokasi Strategis di Jalur Lintas Barat
Objek wisata ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada tepat di jalan lintas Padang–Lubuk Basung.
Jika datang dari arah Kota Padang, posisinya berada tak jauh setelah SMAN 1 Tanjung Mutiara.
Baca juga: Ladu, Kue Lebaran Khas Tiku Kabupaten Agam yang Keras di Luar tapi Renyah saat Dalam Mulut
Hanya beberapa ratus meter dari jalan utama, pengunjung akan menemukan jembatan di sebelah kiri yang menjadi akses masuk kendaraan menuju area wisata.
Akses yang mudah membuat objek wisata Muaro Mati menjadi pilihan praktis bagi pemudik yang tengah melintas maupun warga lokal.
Berawal dari Inisiatif Pemuda Setempat
Kepopuleran Muaro Mati saat ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat sekitar.
| Padang Diserbu 183 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Pantai Air Manis Masih Jadi Primadona |
|
|---|
| Main Air Sepuasnya Hanya Rp10.000, Pemandian Lubuk Minturun Jadi Primadona Wisata Murah di Padang |
|
|---|
| Penumpang di BIM Meningkat 4,6 Persen pada Arus Balik Lebaran 2026, Jumlahnya Capai 57.735 Orang |
|
|---|
| Lubuk Minturun Padang Kembali Ramai, Tawarkan Wisata Air Segar dengan Tarif Bersahabat |
|
|---|
| Arus Lalin Tersendat di Simpang MTsN Ganting Padang Panjang, Polisi: Imbas Bus Menanjak Pelan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pantai-muaro-mati-agam-3-2232026.jpg)