Berita Populer Sumbar

4 Berita Populer Sumbar: Hilal Tak Terlihat, Pantauan Jalur Padang-Bukittinggi dan Arus Mudik di BIM

“Baru saja kita pantau dan ditetapkan oleh Pengadilan Agama Padang bahwa hilal belum terlihat,” katanya.

Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
RUKYATUL HILAL SUMBAR - Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar, Yosef Khairul, memberikan keterangan kepada TribunPadang.com usai pemantauan hilal di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Padang, Kamis (19/3/2026). Ia menyebut hilal belum terlihat di Sumbar karena ketinggiannya masih sekitar 2,5 derajat. 

Ringkasan Berita:
  • Hilal tidak terlihat di 15 titik pemantauan di Sumbar jelang 1 Syawal 1447 H.
  • Arus Padang-Bukittinggi pada hari pertama Lebaran terpantau ramai lancar tanpa kemacetan.
  • Puncak mudik di BIM bergeser ke H-1 Lebaran setelah prediksi awal meleset.
  • Pantauan pemudik di kawasan Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar).

Ada berita terkait hasil pemantauan hilal di Provinsi Sumatera Barat. Hilal tidak terlihat di 15 titik pemantauan di Sumbar jelang 1 Syawal 1447 H.

Ketinggian hilal hanya 2,5 derajat, belum memenuhi kriteria pemerintah. Pengadilan Agama Padang menetapkan hasil rukyatul hilal belum terlihat.

Kemudian, kondisi arus lalu lintas Padang-Bukittinggi pada hari pertama Lebaran terpantau ramai lancar tanpa kemacetan. Kendaraan dari dua arah masih melintas normal, polisi belum berlakukan one way.

Baca juga: Dispar Padang Ungkap Tips Wisata Lebaran 2026, Waspadai Malak Harga Kuliner dan Pungli Parkir

Lembah Anai tetap lancar, meski ada jalan rusak yang sempat perlambat laju. Polisi siaga dan terus patroli, rekayasa arus bisa diberlakukan kapan saja.

Selanjutnya, puncak mudik di BIM bergeser ke H-1 Lebaran setelah prediksi awal meleset. Jumlah penumpang sebelumnya hanya 10.500 dari target 12 ribu.

Terdapat juga kisah pemudik bernama Rival yang pulang demi dapat mencicipi masakan ibunya.

Baca berita selengkapnya:

1. Hilal Tidak Terlihat di 15 Titik Sumbar, Kemenag Ingatkan Lebaran Tunggu Sidang Isbat Nasional

RUKYATUL HILAL SUMBAR - Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar, Yosef Khairul, memberikan keterangan kepada TribunPadang.com usai pemantauan hilal di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Padang, Kamis (19/3/2026). Ia menyebut hilal belum terlihat di Sumbar karena ketinggiannya masih sekitar 2,5 derajat.
RUKYATUL HILAL SUMBAR - Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumbar, Yosef Khairul, memberikan keterangan kepada TribunPadang.com usai pemantauan hilal di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Padang, Kamis (19/3/2026). Ia menyebut hilal belum terlihat di Sumbar karena ketinggiannya masih sekitar 2,5 derajat. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Hasil pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di Sumatera Barat menunjukkan bulan sabit belum terlihat. Kondisi ini terpantau di seluruh titik pengamatan yang tersebar di wilayah Sumbar.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Yosef Khairul, mengatakan terdapat 15 titik pemantauan hilal di Sumbar, terdiri dari 14 kabupaten kota dan satu titik utama di Kota Padang.

“Kita di Sumatera Barat ada 15 titik pemantauan. Empat belas di kabupaten kota, dan satu di Kota Padang yang menjadi lokasi Kanwil Kemenag Sumbar,” ujarnya saat ditemui TribunPadang.com di lokasi pemantauan di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Kamis (19/3/2026).

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil pemantauan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama Padang, hilal dinyatakan belum terlihat.

“Baru saja kita pantau dan ditetapkan oleh Pengadilan Agama Padang bahwa hilal belum terlihat,” katanya.

Baca juga: Tradisi Malamang di Padang Jelang Lebaran, Permintaan Membeludak Hingga Ribuan Batang

RUKYATUL HILAL - Tim BMKG Padang Panjang bersama Kemenag Sumbar dan sejumlah ormas melakukan pemantauan hilal di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Padang, Kamis (19/3/2026). Hasil pengamatan menunjukkan ketinggian hilal berada di angka 2,5 derajat, masih di bawah kriteria penetapan awal Syawal.
RUKYATUL HILAL - Tim BMKG Padang Panjang bersama Kemenag Sumbar dan sejumlah ormas melakukan pemantauan hilal di lantai 4 Hotel Rangkayo Basa, Padang, Kamis (19/3/2026). Hasil pengamatan menunjukkan ketinggian hilal berada di angka 2,5 derajat, masih di bawah kriteria penetapan awal Syawal. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Menurut Yosef, salah satu penyebab hilal belum terlihat karena ketinggiannya masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan pemerintah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved