Berita Populer Sumbar

3 Berita Populer Sumbar: Abu Vulkanik Marapi Mengarah ke Tanah Datar dan Dampak Konflik Israel-Iran

Ia memperkirakan harga emas dan logam mulia lainnya berpotensi terus meningkat seiring meningkatnya permintaan sebagai safe haven asset.

|
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Pos PGA Bukittinggi
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Erupsi Gunung Marapi terlihat dari kamera pengawas Pos PGA Bukittinggi, Minggu (1/3/2026) sore. Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal setinggi ±1.500 meter di atas puncak dan condong ke arah tenggara. 

"Namun sejauh ini belum ada dampak atau laporan terkait abu vulkanik yang menuju atau mengarah ke Bandara," ujarnya.

Decky menyebutkan, pemantauan abu vulkanik penting dilakukan karena partikel abu di ketinggian tertentu berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Informasi dari VAAC Darwin menjadi acuan dalam melihat potensi dampak terhadap ruang udara,” jelasnya.

Baca juga: 4 Tempat Berburu Takjil Sijunjung Ramai Pengunjung, Simpang Tugu hingga RTH Muaro untuk Ngabuburit

Sebelumnya, Gunung Marapi yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar mengalami erupsi pada pukul 15.11 WIB. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29.8 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 8 detik.

Tinggi kolom abu saat kejadian teramati secara visual di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak.

Hingga kini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu, khususnya di wilayah yang berada di arah sebaran.

Jika terjadi hujan abu, warga disarankan menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan guna mencegah gangguan pernapasan.

Baca juga: Pengamat HI Unand Nilai Indonesia Sulit Jadi Penengah Konflik Israel–AS dan Iran

Decky menambahkan, pihaknya akan terus memberikan pembaruan informasi sesuai perkembangan terbaru aktivitas Gunung Marapi dan dinamika atmosfer di wilayah Sumatera Barat.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya, serta mengikuti perkembangan resmi dari BMKG dan PVMBG,” tutupnya.

2. 4 Tempat Berburu Takjil Sijunjung Ramai Pengunjung, Simpang Tugu hingga RTH Muaro untuk Ngabuburit

RTH MUARO - RTH Muaro saat dikunjungi, Sabtu (21/6/2025). Akses menuju Taman Kota atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muaro terbilang sangat mudah karna terletak di pusat kota.
RTH MUARO - RTH Muaro saat dikunjungi, Sabtu (21/6/2025).  Berbeda dengan pasar kaget pada umumnya, di RTH Muaro pengunjung bisa menikmati sensasi ngabuburit yang seru sambil membawa anak-anak bermain di area taman yang asri, hijau, dan tertata rapi. (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, antusiasme masyarakat Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, dalam menyemarakkan tradisi berburu takjil atau pabukoan.

Fenomena menjamurnya pedagang musiman di berbagai sudut jalan menjadi pemandangan rutin yang dinantikan warga setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.

Kabupaten yang dikenal dengan julukan Ranah Lansek Manih ini menawarkan berbagai titik strategis yang menyuguhkan aneka kuliner, mulai dari jajanan tradisional hingga menu kekinian yang sedang viral.

Bagi  yang sedang berada di Sijunjung atau baru saja sampai dari perantauan, memilih lokasi berburu pabukoanyang tepat tentu akan menambah keseruan momen ngabuburit.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved