BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Pendaki Ilegal Diamankan, Izin Melintas Dicabut dan Pencarian Orang Hanyut

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi mencatat sampah Bukittinggi menumpuk hingga mencapai 300 ton per hari ini, Senin (9/2/2026).

Tayang:
Editor: Rahmadi
Dokumentasi/BKSDA Sumbar
PENDAKI ILEGAL - Petugas BKSDA Sumbar bersama kepolisian memberikan arahan kepada sejumlah pendaki ilegal yang diamankan di jalur Pandai Sikek, kawasan Taman Wisata Alam Gunung Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (7/2/2026). Para pendaki diminta turun kembali karena jalur pendakian Gunung Singgalang masih ditutup total demi alasan keselamatan. 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR – Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat yan dirangkum dalam populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, 

Petugas Resort Marapi Singgalang Tandikat bersama pihak kepolisian mengamankan sejumlah pendaki ilegal yang nekat melakukan aktivitas pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Sabtu (7/2/2026) kemarin. 

Kepala Seksi BKSDA Sumbar Resort Tanah Datar, Isroi, membenarkan adanya pengamanan tersebut. 

Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi mencatat sampah Bukittinggi menumpuk hingga mencapai 300 ton per hari ini, Senin (9/2/2026).

Penumpukan sampah secara masif ini terjadi setelah otoritas terkait mencabut izin melintas kendaraan roda enam ke atas di jalur Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Terakhir, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut di Sungai Pulau Lebar, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, resmi dihentikan pada Minggu (8/2/2026).

Hingga hari ketujuh pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Nekat Mendaki Gunung Singgalang saat Status Ditutup, Sejumlah Pendaki Ilegal Dicegat Petugas

Petugas Resort Marapi Singgalang Tandikat bersama pihak kepolisian mengamankan sejumlah pendaki ilegal yang nekat melakukan aktivitas pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Sabtu (7/2/2026) kemarin. 

Kepala Seksi BKSDA Sumbar Resort Tanah Datar, Isroi, membenarkan adanya pengamanan tersebut. 

Ia mengatakan, penindakan dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya sekelompok orang yang hendak mendaki melalui jalur Pandai Sikek, meski jalur pendakian masih ditutup total.

“Iya betul, kami dari pihak BKSDA bersama pihak terkait telah mengamankan sejumlah pendaki ilegal pada Sabtu kemarin sekitar pukul 10.00 WIB," katanya saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Baca juga: Usai Erupsi Gunung Marapi Kamis Malam, Penerbangan di BIM Tetap Normal

"Sebelumnya kami memang sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan pengawasan jalur pendakian yang masih ditutup,” tambahnya. 

Isroi menjelaskan, saat kejadian petugas Bhabinkamtibmas yang berada di lapangan langsung melakukan pengamanan dan memberikan arahan kepada para pendaki agar menghentikan aktivitasnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved