Kabupaten Solok Selatan

Solok Selatan Terapkan Manajemen Talenta, BKD Sumbar Datang Pelajari Sistem Karier ASN

Manajemen Talenta yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menarik perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemkab Solsel
MANAJEMEN TALENTA: Sebagai daerah pertama yang berani meninggalkan pola konvensional dan beralih ke sistem Manajemen Talenta dalam penataan karier pegawainya, kabupaten Solok Selatan kini mulai menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lainnya, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Senin (26/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Solok Selatan menjadi daerah pertama di Sumatera Barat yang menerapkan Manajemen Talenta untuk penataan karier ASN.
  • Sistem ini menarik perhatian BKD Sumatera Barat hingga melakukan kunjungan langsung ke Padang Aro.
  • BKD Sumbar mempelajari regulasi dan teknologi digital yang digunakan dalam mutasi dan promosi jabatan.
  • Pengisian jabatan kini berbasis data kinerja dan potensi ASN melalui aplikasi SIMATA BKN.
  • Inovasi ini dinilai berpotensi menjadi rujukan kebijakan manajemen ASN di tingkat provinsi.

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN – Manajemen Talenta yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menarik perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Kabupaten Solok Selatan menjadi daerah pertama di Sumatera Barat yang menggunakan sistem ini dalam penataan karier Aparatur Sipil Negara.

Sebagai daerah pertama yang berani meninggalkan pola konvensional dan beralih ke sistem Manajemen Talenta dalam penataan karier pegawainya, kabupaten ini mulai menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lainnya, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Langkah berani tersebut memicu ketertarikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Barat untuk turun langsung ke lapangan. 

Tim dari provinsi menyambangi Padang Aro guna mendalami bagaimana skema baru ini dijalankan secara teknis dan legalitas.

Baca juga: 3 BERITA POPULER PADANG: Antre Air 7 Jam, 4 Bangunan Hangus dan 3 Pemain Kabau Sirah Pemulihan

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solok Selatan, melalui Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan SDM, Hantoni Depi Putra, mengonfirmasi kunjungan tersebut. 

Menurutnya, ketertarikan provinsi didasari pada keberhasilan Solok Selatan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kebijakan sumber daya manusia.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) tersebut, tim dari BKD Provinsi menggali dua pilar utama. Pilar pertama adalah penguatan kelembagaan yang mencakup payung hukum, sementara pilar kedua berkaitan dengan kesiapan infrastruktur teknologi informasi.

“Fokus pendalaman rekan-rekan dari provinsi mencakup produk hukum yang kami tetapkan serta penggunaan aplikasi sistem informasi manajemen talenta yang menjadi tulang punggung kebijakan ini,” ujar Hantoni.

Baca juga: 3 BERITA POPULER SUMBAR: 5 Tewas Kecelakana Panyalaian, 7 Pemuda Tersesat dan Marapi Erupsi Lagi

Perubahan paradigma ini sejatinya telah memiliki landasan kuat pasca terbitnya Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

SK tersebut meresmikan implementasi Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan sebagai standar baru dalam mutasi dan promosi.

Implementasi nyata dari sistem ini sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun. Pada pelantikan dua Pejabat Administrator tanggal 12 Januari 2026 lalu, posisi Camat Sungai Pagu dan Kabid Penegakan Perda Satpol PP diisi berdasarkan hasil pemetaan digital, bukan sekadar penunjukan administratif biasa.

Keunggulan utama dari sistem ini adalah efisiensi birokrasi yang signifikan. Jika selama ini pengisian jabatan eselon sering kali harus melalui proses seleksi terbuka (lelang jabatan) yang memakan waktu dan biaya, kini tahapan tersebut bisa dipangkas.

Melalui sistem Manajemen Talenta, pengukuran kesesuaian kemampuan teknis peserta cukup dilakukan dengan memantau pangkalan data. Pemerintah daerah hanya perlu melihat kandidat yang memenuhi syarat pada "sumbu kinerja" dan "sumbu potensi" yang tersedia di aplikasi SIMATA BKN.

Baca juga: Tiga Pemain Semen Padang FC Masih Jalani Pemulihan Usai Tahan Imbang Bali United

Hantoni menekankan bahwa transformasi ini merupakan komitmen pimpinan daerah untuk menciptakan birokrasi yang bersih. Dengan data sebagai panglima, peluang interupsi dari pertimbangan non-profesional atau subjektivitas dalam pengangkatan jabatan dapat ditekan seminimal mungkin.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved