Kabupaten Lima Puluh Kota
Hasil Lab Air Sinkhole Limapuluh Kota: Mengandung E Coli dan Coliform, Berisiko Ganggu Pencernaan
Silvia mengingatkan, konsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update kemunculan sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.
- Berdasarkan hasil uji laboratorium, air sinkhole tersebut mengandung E. coli sebesar 11 CFU/100 mL dan total coliform mencapai 234 CFU/100 mL.
- Dengan kondisi tersebut, air tersebut tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung.
- Mengkonsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap air yang muncul dari fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole di area persawahan warga Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).
Diketahui bahwa sinkhole tersebut muncul di sawah milik seorang warga bernama Adrolmios (61) pada Minggu (4/1/2026).
Kepala Puskesmas Situjuah Limo Nagari, Silvia Rosja, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan air yang keluar dari sinkhole tersebut mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) dan total coliform.
Baca juga: Air Sinkhole di Limapuluh Kota Dianggap Berkhasiat, Sosiolog: Cerminan Pola Pikir Tradisional
“Air itu sudah kami ambil sampelnya pada 9 Januari 2026 dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi. Hasilnya sudah keluar dan menunjukkan adanya kandungan E. coli serta total coliform,” kata Silvia Rosja kepada TribunPadang.com, Senin (12/1/2026).
Air Sinkhole Tak Aman Dikonsumsi Secara Langsung
Berdasarkan hasil uji laboratorium, air sinkhole tersebut mengandung E. coli sebesar 11 CFU/100 mL dan total coliform mencapai 234 CFU/100 mL.
Dengan kondisi tersebut, air tersebut tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung.
Namun, air masih dapat dimanfaatkan dengan pengelolaan terlebih dahulu, seperti dimasak hingga matang atau melalui proses filtrasi dan desinfeksi.
Baca juga: Pemprov Sumbar Larang Warga Minum Air Sinkhole di Limapuluh Kota, Ada Kandungan Bakteri!
“Standar baku mutu kualitas air minum untuk E. coli dan coliform itu adalah nol, sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Jadi air ini tidak layak dikonsumsi langsung dan perlu pengelolaan terlebih dahulu sebelum digunakan,” jelasnya.
Silvia mengingatkan, konsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.
“Kalau diminum tanpa dimasak, secara umum dapat mengganggu saluran pencernaan," sebutnya.
Kata dia, dampaknya tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang.
"Ada yang langsung mengalami gangguan, ada juga yang tidak. Namun jika dikonsumsi dalam jangka panjang, tentu berbahaya,” ujarnya.
Kronologi Kemunculan Sinkhole
Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole tersebut muncul di area persawahan milik warga bernama Adrolmios (61) di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Rahmadinol, mengatakan sinkhole itu muncul pada Minggu (4/1/2026).
Ia memastikan kemunculan lubang tersebut murni disebabkan oleh faktor alam dan berkaitan dengan kondisi geologi wilayah setempat.
| Buntut Dugaan Pelecehan Murid di dalam Mobil, Wakasek SMA di Limapuluh Kota Dibebastugaskan |
|
|---|
| Tega! Oknum Wakil Kepala Sekolah di Limapuluh Kota Diduga Lecehkan Murid dalam Mobil |
|
|---|
| Nekat Beraksi Saat Ramadan, Penyedia Tempat Judi di Andaleh Limapuluh Kota Diringkus Polisi |
|
|---|
| Daftar 9 Wisatawan Terjebak di Air Terjun Sarasah Barasok Limapuluh Kota, Semua Korban Selamat |
|
|---|
| Wisatawan Terjebak di Air Terjun Sarasah Barasok Akibat Debit Air Naik, 9 Korban Berhasil Dievakuasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Tim-ahli-Badan-Geologi-Bandung.jpg)