Kabupaten Lima Puluh Kota

Hasil Lab Air Sinkhole Limapuluh Kota: Mengandung E Coli dan Coliform, Berisiko Ganggu Pencernaan

Silvia mengingatkan, konsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/M Fajar Rillah Vesky
TIM AHLI GEOLOGI– Tim ahli Badan Geologi Bandung, didampingi aparat dan pejabat setempat, meninjau fenomena sinkhole di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Limapuluh Kota, Sumbar, Kamis (8/1/2026). Kepala Puskesmas Situjuah Limo Nagari, Silvia Rosja, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan air yang keluar dari sinkhole tersebut mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) dan total coliform. 

Ringkasan Berita:
  • Update kemunculan sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.
  • Berdasarkan hasil uji laboratorium, air sinkhole tersebut mengandung E. coli sebesar 11 CFU/100 mL dan total coliform mencapai 234 CFU/100 mL.
  • Dengan kondisi tersebut, air tersebut tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung. 
  • Mengkonsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.

TRIBUNPADANG.COM, LIMAPULUH KOTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota telah melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap air yang muncul dari fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole di area persawahan warga Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Diketahui bahwa sinkhole tersebut muncul di sawah milik seorang warga bernama Adrolmios (61) pada Minggu (4/1/2026).

Kepala Puskesmas Situjuah Limo Nagari, Silvia Rosja, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan air yang keluar dari sinkhole tersebut mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) dan total coliform.

Baca juga: Air Sinkhole di Limapuluh Kota Dianggap Berkhasiat, Sosiolog: Cerminan Pola Pikir Tradisional

“Air itu sudah kami ambil sampelnya pada 9 Januari 2026 dan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi. Hasilnya sudah keluar dan menunjukkan adanya kandungan E. coli serta total coliform,” kata Silvia Rosja kepada TribunPadang.com, Senin (12/1/2026).

Air Sinkhole Tak Aman Dikonsumsi Secara Langsung

SINKHOLE- Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole atau lubang runtuhan tanah muncul di area persawahan milik warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).
SINKHOLE- Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole atau lubang runtuhan tanah muncul di area persawahan milik warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). (Tangkapan Layar/BPBD Limapuluh Kota)

Berdasarkan hasil uji laboratorium, air sinkhole tersebut mengandung E. coli sebesar 11 CFU/100 mL dan total coliform mencapai 234 CFU/100 mL.

Dengan kondisi tersebut, air tersebut tidak aman untuk dikonsumsi secara langsung. 

Namun, air masih dapat dimanfaatkan dengan pengelolaan terlebih dahulu, seperti dimasak hingga matang atau melalui proses filtrasi dan desinfeksi.

Baca juga: Pemprov Sumbar Larang Warga Minum Air Sinkhole di Limapuluh Kota, Ada Kandungan Bakteri!

“Standar baku mutu kualitas air minum untuk E. coli dan coliform itu adalah nol, sesuai dengan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Jadi air ini tidak layak dikonsumsi langsung dan perlu pengelolaan terlebih dahulu sebelum digunakan,” jelasnya.

Silvia mengingatkan, konsumsi air tanpa dimasak berisiko mengganggu kesehatan, khususnya sistem pencernaan.

“Kalau diminum tanpa dimasak, secara umum dapat mengganggu saluran pencernaan," sebutnya.

Kata dia, dampaknya tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang.

"Ada yang langsung mengalami gangguan, ada juga yang tidak. Namun jika dikonsumsi dalam jangka panjang, tentu berbahaya,” ujarnya.

Kronologi Kemunculan Sinkhole

SINKHOLE- Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole atau lubang runtuhan tanah muncul di area persawahan milik warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). (Aset: M Fajar Rillah Vesky).
SINKHOLE- Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole atau lubang runtuhan tanah muncul di area persawahan milik warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). (Aset: M Fajar Rillah Vesky). (TribunPadang.com)

Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole tersebut muncul di area persawahan milik warga bernama Adrolmios (61) di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, Rahmadinol, mengatakan sinkhole itu muncul pada Minggu (4/1/2026).

Ia memastikan kemunculan lubang tersebut murni disebabkan oleh faktor alam dan berkaitan dengan kondisi geologi wilayah setempat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved