Pemkab Solok Selatan

137 Mahasiswa UNP Jalani KKN di Solok Selatan, Dorong Akselerasi Program Nagari

Refnaldi memaparkan bahwa siklus KKN mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang dampaknya harus terukur secara nyata.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Pemkab Solok Selatan
KKN- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi menerima 137 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. Kehadiran para intelektual muda ini diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan di tingkat nagari, terutama dalam mengakselerasi program-program unggulan daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Solok Selatan resmi menerima 137 mahasiswa UNP yang melaksanakan program KKN.
  • Acara penerimaan berlangsung khidmat di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Jumat (9/1/2026) petang.
  • Dalam sambutannya, Efi Yandri menekankan bahwa KKN bukan sekadar syarat akademik untuk meraih gelar sarjana.
  • Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar para mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang segar.

TRIBUNPADANG.COM,SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi menerima 137 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut.

Kehadiran para intelektual muda ini diharapkan mampu menjadi katalisator pembangunan di tingkat nagari, terutama dalam mengakselerasi program-program unggulan daerah.

Acara penerimaan berlangsung khidmat di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Jumat (9/1/2026) petang.

Baca juga: Harga Pangan Solok Selatan Awal Januari 2026: Minyak Goreng dan Gula Pasir Melejit

KKN- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi menerima 137 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut.
KKN- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan resmi menerima 137 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) yang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah tersebut. (Dokumentasi/Pemkab Solok Selatan)

Mewakili Bupati Solok Selatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab, Efi Yandri, menyambut hangat kedatangan rombongan mahasiswa yang akan disebar ke tujuh nagari di kabupaten tersebut.

Dalam sambutannya, Efi Yandri menekankan bahwa KKN bukan sekadar syarat akademik untuk meraih gelar sarjana.

Lebih dari itu, masa pengabdian ini merupakan momentum krusial bagi mahasiswa untuk menyelami realitas sosial dan memahami dinamika kearifan lokal yang menjadi fondasi masyarakat Solok Selatan.

"KKN adalah wadah pembelajaran langsung tentang bagaimana kehidupan bermasyarakat berjalan. Di sini, para mahasiswa akan belajar menerapkan nilai-nilai adat istiadat dan kearifan lokal yang mungkin tidak mereka temukan di dalam buku teks perkuliahan," ujar Efi.

Baca juga: Setelah Dibangun Lima Tahun, Kantor Bupati Solok Selatan Resmi Beroperasi Awal 2026

Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar para mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang segar.

Efi meminta agar program kerja yang disusun tidak bersifat repetitif, melainkan harus efektif, kreatif, dan mampu menyentuh persoalan mendasar yang ada di tengah masyarakat nagari.

Salah satu poin utama yang ditekankan adalah sinergi antara program mahasiswa dengan target pemerintah daerah.

Mahasiswa diminta turut serta dalam mempercepat realisasi program unggulan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat secara inklusif.

Baca juga: HUT ke-22 Solok Selatan, Bupati Khairunas Tekankan Refleksi dan Lompatan Pembangunan

Efi juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan komunikasi selama menetap di pemukiman warga.

Mahasiswa diharapkan mampu membangun jalinan dialog yang harmonis dengan perangkat nagari, tokoh adat, serta pemuda setempat demi menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

“Jadilah teladan dalam sikap dan perilaku. Kedisiplinan mahasiswa akan menjadi cerminan dari kualitas pendidikan yang mereka tempuh, sekaligus menentukan sejauh mana masyarakat dapat menerima dan memetik manfaat dari keberadaan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNP, Refnaldi, menjelaskan bahwa para mahasiswa ini akan menjalani masa pengabdian selama empat minggu.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved