Banjir di Padang

Warga Batu Busuk Padang Tak Lagi Terisolir, Akses Jalan Permudah Distribusi Bantuan

Warga Batu Busuk Padang tak lagi terisolir setelah akses jalan penghubung Kelurahan Kapalo Koto dan Lambuang Bukik kembali bisa dilewati. 

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
Padang.tribunnews.com/Arif Ramanda Kurnia
JALAN BATU BUSUK: Akses transportasi di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Pauh, Kota Padang, yang sempat lumpuh total akibat terjangan banjir sudah bisa dilewati Kamis (12/29/2025). Akses yang terbuka membuat proses kemanusiaan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Warga Batu Busuk Padang tak lagi terisolir setelah akses jalan penghubung Kelurahan Kapalo Koto dan Lambuang Bukik kembali bisa dilewati. 

Kondisi ini membuat distribusi bantuan yang sebelumnya sudah berjalan kini menjadi lebih mudah dan lancar.

Pantauan di lapangan pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 11.20 WIB menunjukkan warga Batu Busuk Padang tak lagi terisolir setelah kendaraan roda dua dan roda empat kembali melintas di jalur tersebut.

Deru mesin alat berat memecah keheningan kawasan yang sebelumnya luluh lantak oleh material alam. Ada sembilan unit alat berat yang dikerahkan di lokasi tersebut.

Alat-alat ini bekerja ekstra keras memperbaiki aliran sungai yang sempat meluap dan bercabang, agar kembali ke jalur semula dan tidak lagi mengancam pemukiman warga.

Baca juga: Jalan Kelok Ambatam Agam Bisa Dilalui Lagi, Alat Berat Bersihkan Material Banjir Bandang

Meski akses sudah terbuka, sisa-sisa keganasan banjir bandang masih terpampang nyata di sepanjang mata memandang.

Tumpukan material kayu gelondongan dan batu-batu besar sisa terjangan air masih berserakan di sekitar bantaran sungai dan bahu jalan.

Pulihnya akses jalan ini pun langsung berdampak pada kelancaran penyaluran bantuan.

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa rombongan warga datang membawa bantuan logistik, seperti nasi bungkus, untuk dibagikan kepada para korban yang terdampak musibah.

Baca juga: Sambut HUT ke-22 Kabupaten Solok Selatan, Wabup Yulian Efi Ingatkan Sejarah Pemekaran

Hafiz, salah seorang warga yang datang mengantarkan bantuan nasi kotak, mengaku sangat bersyukur dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki.

Menurutnya, akses yang terbuka membuat proses kemanusiaan menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

"Dengan akses jalan yang telah diperbaiki ini, bantuan jadi lebih mudah diberikan. Warga yang terdampak tidak lagi merasa susah atau terisolasi seperti hari-hari sebelumnya," ujarnya.

Senada dengan Hafiz, rekannya bernama Dinda menceritakan betapa sulitnya kondisi medan sebelum perbaikan ini dilakukan.

Ia mengaku sempat melihat kondisi memprihatinkan Batu Busuak melalui unggahan di media sosial saat akses jalan terputus total.

Baca juga: Bupati Dharmasraya Lobi Pemprov Sumbar, Dana Rehab Jalan Provinsi Rp4,6 Miliar Disiapkan 2026

Dinda bahkan sempat melihat video warga yang terpaksa bertaruh nyawa melewati jalan darurat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved