Tahun Baru di Sumbar Tanpa Kembang Api, Warga Diminta Berempati pada Korban Bencana
"Perayaannya tetap jalan, namun ada pembatasan, seperti tidak menggunakan kembang api dan hura-hura," katanya.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Perayaan malam tahun baru tetap berjalan di Sumbar, hanya saja ada beberapa pembatasan.
- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta warga tidak menyalakan kembang api pada saat eprgantian tahun baru 2026.
- Gubernur juga mengimbau masyarakat tidak melaksanalan perayaan yang berlebihan.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta masyarakat tidak menyalakan kembang api dan mengadakan perayaan yang berlebihan saat pergantian malam tahun baru dari 2025 ke 2026.
Imbauan itu disampaikan Mahyeldi saat berada di Istana Gubernur Sumbar, usai meninjau perayaan Misa Malam Natal 2025 di Gereja Katedral dan Pos Pengamanan, Rabu (24/12/2025) malam.
Mahyeldi mengatakan bahwa perayaan malam tahun baru tetap berjalan di Sumbar, hanya saja ada beberapa pembatasan.
Baca juga: Hotel Santika Premiere dan Amaris Hotel Padang Kembali Salurkan 904 Kg Linen untuk Penyintas Bencana
"Perayaannya tetap jalan, namun ada pembatasan, seperti tidak menggunakan kembang api dan hura-hura," katanya.
Menurut Mahyeldi, hal itu bertujuan agar masyarakat bisa menunjukan rasa empati terhadap korban bencana di tiga provinsi Pulau Sumatera.
"Ini sebagai sikap dalam menunjukan empati terhadap korban bencana di Sumbar, Sumut dan Aceh," ungkapnya.
Tak hanya imbauan, Mahyeldi juga meminta masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan, kekompakan dan persatuan terhadap bencana di Sumbar.
Baca juga: Pantau Misa Malam Natal 2025, Gubernur Mahyeldi Minta Jemaat Doakan Korban Bencana Sumbar
"Tetap jaga semangat kebersamaan, kekompakan dan persatuan. Mari kita rawat itu," pungkasnya.
"Semoga juga, rehab rekonstruksi yang kita lakukan bisa lebih cepat," sambung Mahyeldi.
Terakhir, ia berharap bencana yang terjadi di Sumbar bisa segera tuntas dan masyarakat harus bersama-sama menjaga persatuan untuk menghadapinya.
"Untuk itu mari kita bergandengan tangan dan menjaga persatuan dan kesatuan, agar masalah yang kita hadapi bisa terselesaikan dengan mudah," tambahnya. (Tribunpadang.com/Muhammad Iqbal)
Natal dan Tahun Baru 2026
Natal 2025
Gubernur Sumatera Barat
Mahyeldi Ansharullah
Bencana Sumbar
Natal dan Tahun Baru
| Warga Huntara Kapalo Koto Padang Belum Terima Bantuan Lauk Pauk, Harap Uang Buat Berobat dan Sekolah |
|
|---|
| Borong 3 Penghargaan di Halalbihalal DPW Sumbar, DPD PKS Padang Buktikan Kualitas Kader |
|
|---|
| Berawal dari Warga Tinggal di Tenda, Inisiator Bangun Hunsela untuk Penyintas Bencana di Padang |
|
|---|
| Banjir Batipuh Baruh Tanah Datar Kembali Berulang, Warga Tagih Solusi Nyata dari Pemerintah |
|
|---|
| Aksi GENTING di 3 Kecamatan Berbuah Penghargaan, PT Semen Padang Terima Piagam Kemendukbangga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/MAHYELDI-ansharullah-25122025.jpg)