Ekspor Sumbar
Nilai Ekspor Sumbar Tumbuh 31 Persen, Capai 2,34 Miliar Dollar AS hingga Oktober 2025
Nilai ekspor Provinsi Sumatera Barat menunjukkan kinerja positif sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Ekspor Sumbar Januari–Oktober 2025 menembus US$2,34 miliar, tumbuh 31,23 persen dibanding periode sama tahun lalu.
- Oktober 2025 saja, ekspor mencapai US$247,03 juta dan masih mencatat kenaikan tahunan.
- Minyak sawit dan produk turunannya menjadi penopang utama ekspor Sumbar.
- India, Pakistan, dan Bangladesh menyerap hampir 64 persen total ekspor.
- Industri pengolahan mendominasi, sementara sektor lain menunjukkan dinamika berbeda.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Nilai ekspor Provinsi Sumatera Barat menunjukkan kinerja positif sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat mencatat nilai ekspor daerah ini mencapai US$2,34 miliar atau tepatnya US$2.340,95 juta.
Dicuplik dari rilis BPS Sumbar Rabu (24/12/2025), capaian tersebut tumbuh 31,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang tercatat sebesar US$1.783,79 juta.
Kenaikan ini mencerminkan peningkatan aktivitas perdagangan luar negeri Sumatera Barat dalam sepuluh bulan pertama 2025
Pada Oktober 2025 saja, nilai ekspor asal Sumatera Barat tercatat sebesar US$247,03 juta. Angka ini naik 1,31 persen dibandingkan Oktober 2024.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Jumat 26 Desember 2025, Waspada Hujan Lebat Siang-Sore di Solok
Kinerja ekspor bulanan tersebut menjaga tren positif yang telah terbentuk sejak awal tahun.
Dari sisi komoditas, ekspor Sumatera Barat masih didominasi oleh sepuluh golongan barang utama yang menyumbang 99,86 persen terhadap total ekspor Januari–Oktober 2025.
Golongan lemak dan minyak hewan atau nabati menjadi penyumbang terbesar dengan nilai US$1.956,18 juta, tumbuh 37,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
Komoditas ini terutama didorong oleh ekspor minyak kelapa sawit, baik dalam bentuk crude palm oil maupun refined palm oil.
Selain itu, golongan berbagai produk kimia juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 56,58 persen dengan nilai ekspor US$80,44 juta.
Baca juga: Fasilitas Lengkap dan Memadai, Wulandari Korban Banjir Bandang Nyaman Tinggal di Huntara Lubuk Buaya
Golongan buah-buahan mencatat peningkatan persentase tertinggi, yakni naik 59,41 persen menjadi US$15,74 juta. Sebaliknya, beberapa golongan barang mengalami penurunan nilai ekspor, seperti sari bahan samak dan celup yang turun 24 persen serta kopi, teh, dan rempah-rempah yang turun 13,17 persen
Dilihat dari negara tujuan, India menjadi pasar ekspor terbesar Sumatera Barat selama Januari–Oktober 2025 dengan nilai US$693,54 juta atau berkontribusi 29,63 persen terhadap total ekspor.
Posisi berikutnya ditempati Pakistan sebesar US$519,26 juta dan Bangladesh sebesar US$285,07 juta. Ketiga negara tersebut menyumbang hampir 64 persen dari total ekspor Sumatera Barat
Berdasarkan sektor usaha, ekspor Sumatera Barat masih didominasi sektor industri pengolahan yang menyumbang 96,45 persen dari total ekspor.
| Ekspor Sumatera Barat Melonjak 42 Persen di Awal 2026, Produk Kimia Catat Rekor Kenaikan Tertinggi |
|
|---|
| Ekspor Sumatera Barat Melonjak 42 Persen di Awal 2026, Produk Kimia dan CPO Jadi Primadona ke India |
|
|---|
| Nilai Ekspor Sumatera Barat Naik, India Jadi Tujuan Utama Pengiriman Produk Kimia dan Sawit |
|
|---|
| Ekspor Buah-buahan Sumbar Naik 59,41 Persen Sepanjang 2025, Pinang Manggis hingga Pisang |
|
|---|
| Nilai Ekspor Sumbar Capai 2,34 Miliar Dollar AS, Impor 463,87 Juta Dollar AS Januari–Oktober 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Ekspor-1.jpg)