Longsor di Lembah Anai

Sutan Mongguang dan Istri Pasrah Tak Bisa Jualan Akibat Jalan Padang-Bukittinggi Putus

“Amblasnya jalan ini cukup parah dan tak tau penyelesaiannya sampai kapan belum lagi jembatan dekat Silaiang juga longsor,” katanya.

Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
JALAN AMBLAS- Pedagang bernama Sutan Mongguang saat membantu istrinya saat berada di lokasi jalan amblas yang berlokasi di kawasan Mega Mendung, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). Sutan Mongguang bersama istrinya Ros terpaksa tidak berjualan karena akses lalu lintas yang tersendat. 

“Yaa pasrah saja, ini bukan kehendak kita Tuhan yang berikan cobaan dan berharap bencana ini cepat usai,” tutupnya.

Baca juga: Bantuan yang Dikirim Pesawat Hercules atas Instruksi Prabowo untuk Sumbar Tiba dan Siap Disalurkan

Jalan Padang-Bukittinggi Masih Putus Akibat Lumpur Masih Tinggi

BANJIR BANDANG- Penampakan alat berat di lokasi banjir bandang yang melanda kawasan Jembatan Kembar, elurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025).
BANJIR BANDANG- Penampakan alat berat di lokasi banjir bandang yang melanda kawasan Jembatan Kembar, elurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025). (Dokumentasi/Polres Padang Panjang)

Akses lalu lintas di jembatan kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, belum bisa dilalui hingga Jumat (28/11/2025) pagi.

Ungkapan itu disampaikan oleh Kalaksa BPBD Padang Panjang, Nofi Yanti saat dikonfirmasi Tribunpadang.com via telepon whatsapp sekira pukul 08:15 WIB.

Diketahui, jembatan kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang dihantam banjir bandang.

Baca juga: 23 Warga Sumbar Meninggal, 69.000 Mengungsi akibat Bencana Hidrometeorologi

Alhasil, material longsor menimpun jembatan tersebut dan sekitar 30 lebih rumah terdampak.

Nofi Yanti mengatakan, hingga Jumat Pagi, akses lalu lintass masih belum dapat dilewati.

"Alat berat sudah datang satu kemarin, namun belum berhasil memindahkan semua lumpur di atas jembatan," ungkapnya saat memberikan keterangan.

"Lumpurnya sangat tinggi," sambung Nofi.

Baca juga: 3.450 Rumah Terendam dan 10.575 Jiwa Terdampak Bencana di Padang Pariaman

Sementara untuk personel yang diterjunkan di lokasi untuk membantu proses pembersihan mencapai 130 orang.

"Total sebanyak 130 orang personel gabungan, mulai dari BPBD, polisi, tentara, satpol PP, Brimob, dan lain sebagainya," ujarnya.

Saat sekarang, pihaknya terus melakukan upaya pembersihan jalan di sekitaran jembatan kembar Padang Panjang.

"Kita terus berupaya melakukan pembersihan," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved