Kota Bukittinggi

Hujan Deras Disertai Badai di Bukittinggi, Warga Lereng Gunung Marapi Diimbau Waspada Lahar Dingin

Pos Gunung Api (PGA) Bukittinggi kembali mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
CUACA SUMATERA BARAT - Hujan lebat terjadi di Kota Bukittinggi, tepatnya di Kelurahan Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Rabu (22/10/2025). Petugas Pos PGA Bukittingfi imbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan berhulu langsung sengan Gunung Marapi untuk meningkatkan kewaspadaan. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pos Gunung Api (PGA) Bukittinggi kembali mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lereng Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), untuk meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya bencana.

Imbauan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang khususnya tinggal di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumbar.

Pantauan Tribunpadang.com, saat sekarang di Kota Bukittinggi sedang turun hujan dengan intensitas lebat hingga angin kencang pada Rabu (22/10/025).

Hujan mulai mengguyur wilayah Kota Bukittinggi sore hari dan masih berlangsung hingga sekarang. Hujan lebat di Kota Bukittinggi juga disertai dengan badai sesekali.

Terlihat dari pohon yang bergerak cukup kuat saat dihembus oleh angin.

Baca juga: Bejat! Ayah Cabuli Anak Kandung Usia 15 Tahun di Padang Pariaman, Korban Trauma Berat

Petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo, mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Gunung Marapi meningkatkan kewaspadaannya.

"Sahabat badan geologi, bersama ini disampaikan bahwa saat ini sedang turun hujan di sekitar lereng Gunung Marapi. Harap tingkatkan kewaspadaan," ungkap Teguh melalui keterangan tertulis, Rabu (22/10/2025).

Teguh memprioritaskan imbauan tersebut untuk masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai dan berhulu langsung dari Gunung Marapi.

Kata dia, waspada terhadap lahar hujan karena curah hujan cukup tinggi, khususnya bagi mayarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu langsung dengan Gunung Marapi Sumbar.

"Salah satunya bagi masyarakat yang tinggal di hulu sungai di Bukik Batabuah, Agam," ujar Teguh Purnomo.

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 117 Aktivitas Kelompok Bab 2: Perubahan Sosial Budaya Globalisasi

Teguh menjelaskan lahar hujan adalah aliran material vulkanik, seperti pasir, abu, dan batuan, yang terhanyut oleh air hujan di lereng gunung berapi.

"Imbauan ini untuk warga yang tinggal di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved