Harimau di Agam

BKSDA Sumbar Sebut Dua Harimau di Palupuh Agam Merupakan Induk dan Anak

"Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, dipastikan dua individu harimau yang muncul tersebut merupakan induk dengan anaknya," ujar Ade Putra.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/BKSDA Sumbar
KEMUNCULAN HARIMAU- Petugas BKSDA Sumbar melakukan pengecekan terkait kemunculan harimau di Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (16/6/2026). Petugas BKSDA Sumbar telah memasang sejumlah kamera pengintai (kamera trap) di titik-titik strategis yang sering dilalui oleh satwa liar tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Dua ekor harimau muncul di Kecamatan Palupuh, Agam, Sumbar.
  • BKSDA melakukan pengecekan ke lokasi kemunculan satwa dilindungi tersebut.
  • Hasilnya, petugas BKSDA memastikan satwa liar tersebut merupakan induk dan anaknya.
  • Untuk memberikan rasa aman kepada warga, tim gabungan melakukan patroli.
  • Petugas BKSDA juga memasang lima kamera trap.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) memastikan bahwa dua ekor harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang muncul di kawasan jalan lintas menuju Kantor BRIN Koto Tabang dan Kantor GAW, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, merupakan induk dan anaknya.

Kepala Resort Konservasi Wilayah Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, menyatakan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah jajarannya melakukan identifikasi dan verifikasi langsung di lokasi kemunculan satwa dilindungi tersebut.

"Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, dipastikan dua individu harimau yang muncul tersebut merupakan induk dengan anaknya," ujar Ade Putra, saat dihubungi TribunPadang.com, Selasa (16/6/2026).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga keselamatan warga dan satwa tersebut, BKSDA Sumbar langsung mengambil langkah cepat dengan memperketat pengawasan di sekitar lokasi konflik.

Baca juga: Dua Harimau Muncul di Agam, Wali Nagari Koto Rantang Imbau Warga Tak Beraktivitas di Kebun

Ade menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang sejumlah kamera pengintai (kamera trap) di titik-titik strategis yang sering dilalui oleh satwa liar tersebut.

Selain itu, tim di lapangan juga meningkatkan intensitas pengawasan secara langsung.

Kita melakukan pemantauan dengan 5 kamera trap dan patroli pada areal2 kebun warga pada siang dan malam hari tujuannya untuk memberikan rasa aman kepada warga

"Saat ini kita melakukan pemantauan dengan memasang lima unit kamera trap. Selain itu, tim juga rutin menggelar patroli pada area perkebunan warga, baik pada siang maupun malam hari," tambahnya.

Baca juga: BKSDA Sumbar Verifikasi Kemunculan Harimau di Kawasan BRIN Koto Tabang Agam

Upaya penanganan intensif ini sengaja dilakukan guna mengantisipasi konflik satwa dan manusia, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.

"Tujuan utama dari patroli siang-malam dan pemasangan kamera ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada warga setempat," pungkas Ade.

BKSDA Lakukan Verifikasi di Lokasi Kemunculan

Sebelumnya diberitakan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat langsung bergerak menindaklanjuti laporan kemunculan dua ekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di kawasan jalan lintas menuju Kantor BRIN Koto Tabang dan Kantor GAW, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa (16/6/2026).

Kemunculan satwa dilindungi tersebut sebelumnya terekam dalam video warga yang beredar di media sosial dan grup percakapan WhatsApp. 

Dalam rekaman itu, dua ekor harimau terlihat berada di tepi jalan kawasan hutan yang menjadi akses masyarakat menuju perkebunan.

Menanggapi laporan tersebut, BKSDA Sumbar langsung mengerahkan tim ke lokasi guna melakukan identifikasi lapangan sekaligus memastikan keamanan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Mulai Berburu Seragam Sekolah di Pasar Raya Padang

Kepala Resort Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan saat ini tim sedang melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved