Demo di Padang

Sebut Pemerintah Buat Sengsara, Massa Demo DPRD Sumbar Bawa Keranda dan Poster 'Rakyat Tercekik'

Salah satu orasi yang disampaikan orator berbunyi, "Banyak kesengsaraan yang dibuat oleh pemerintah hingga hari ini".

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar

Bahkan para anggota DPRD mengatakan "masyarakat baik-baik saja". Lalu ia menanyakan kepada massa aksi.

Kemudian massa menjawab dengan tegas dan lantang " Tidak".

Mahasiswa Bentangkan Spanduk Raksasa 'Indonesia Sekarat'

Gelombang aksi unjuk rasa yang digelar oleh gabungan mahasiswa Sumatera Barat (Sumbar) mulai memadati area kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, Senin (15/6/2026) siang.

Berdasarkan pantauan reporter TribunPadang.com, Arif Ramanda, massa aksi mulai memadati dan merapatkan barisan di depan pintu gerbang utama gedung wakil rakyat tersebut sekitar pukul 15.20 WIB.

Puluhan mahasiswa yang mengenakan jas almamater dari berbagai perguruan tinggi di Sumbar datang secara bergelombang mengular di sepanjang jalur utama.

Suasana di sekitar lokasi demonstrasi tampak riuh dengan gema yel-yel perjuangan dan nyanyian lagu-lagu mahasiswa yang membakar semangat massa aksi yang terus merangsek maju.

Baca juga: Demo di Padang: Massa UNP Lewati Kantor DPRD Sumbar Sambil Bersorak Hidup Mahasiswa

AKSI DEMO- Peserta aksi demo yang tergabung dalam aliansi mahasiswa mendatangi kantor DPRD Sumbar, Senin (15/6/2026).
AKSI DEMO- Peserta aksi demo yang tergabung dalam aliansi mahasiswa mendatangi kantor DPRD Sumbar, Senin (15/6/2026). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Para mahasiswa juga tampak membawa sejumlah atribut aksi, mulai dari bendera lembaga, bendera merah putih, hingga berbagai spanduk bernada protes keras.

Salah satu spanduk besar yang dibentangkan di garda depan massa aksi dan menarik perhatian masyarakat bertuliskan kalimat cukup mencolok: "Indonesia Sekarat".

Tidak hanya spanduk kritikan politik, massa aksi juga membawa alat peraga kreatif berupa replika grafik berukuran besar yang menggambarkan kondisi pelemahan nilai tukar mata uang rupiah.

Petugas kepolisian dari Polresta Padang dan Polda Sumbar pun sudah bersiaga penuh di balik pagar pembatas dan di sekitar area luar kantor DPRD guna mengamankan jalannya aksi agar tetap kondusif.

Hingga sore ini, perwakilan dari koordinator lapangan aksi demo bergantian menaiki mobil komando untuk menyampaikan orasi-orasi politiknya tepat di depan gerbang utama yang dijaga ketat petugas.

Dalam orasinya, para orator menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi sosial, hukum, dan perekonomian nasional saat ini, yang dinilai semakin menjauh dari cita-cita kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan selebaran resmi mengenai daftar poin tuntutan yang diperoleh dari lapangan terdapat lima poin krusial yang mendasari gerakan moral mahasiswa Sumbar kali ini.

Poin pertama yang disuarakan secara lantang oleh mahasiswa adalah menuntut pemerintah pusat untuk segera menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga: Cekcok di Acara Kuda Kepang Sijunjung Berujung Maut, Pemuda 18 Tahun Tewas Ditusuk

Selanjutnya, pada poin kedua, massa dengan tegas menuntut pemerintah untuk menghentikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved